"Dengan sinergi kuat bersama pemerintah dan BP Tapera, kami optimistis mampu menyalurkan hingga 25.000 unit KPR FLPP hingga akhir tahun ini,” ujar Darmawan.
Baca Juga: Ribuan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Bank Mandiri
Target ambisius ini menunjukkan lonjakan sebesar 484% dari realisasi tahun 2024 yang mencapai 4.284 unit.
Menurut Darmawan, akselerasi ini didukung oleh kesiapan sistem kerja yang terintegrasi, kapabilitas operasional, dan pendekatan distribusi yang fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.
Sebagai langkah awal, Bank Mandiri mengawali strategi penyaluran KPR FLPP dengan menyasar segmen internal—yaitu pegawai Bank Mandiri serta seluruh karyawan anak usaha Mandiri Group.
Baca Juga: Road to MJM 2025, Bank Mandiri Mantapkan Aksi Sosial-Lingkungan di Yogyakarta
Langkah ini disebut sebagai wujud nyata perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan sumber daya manusia, yang menjadi fondasi utama pertumbuhan institusi.
Didukung oleh jaringan anak perusahaan, kantor cabang di seluruh Indonesia, dan platform digital, Bank Mandiri meyakini pelaksanaan program FLPP ini akan berjalan secara efektif dan efisien.
Strategi distribusi yang masif tetap akan dijalankan tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat penerima manfaat.
Sinergi antara Bank Mandiri, BP Tapera, dan Kementerian PKP dinilai sebagai bukti kuat bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta adalah kunci dalam memperkuat sistem pembiayaan nasional.
“Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri tak hanya memperluas jangkauan layanan pembiayaan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” pungkas Darmawan.
Sebagai tambahan informasi, hingga Mei 2025, Bank Mandiri mencatatkan realisasi penyaluran KPR secara keseluruhan sebesar Rp 66,97 triliun, tumbuh 14,21% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Baca Juga: Bank Mandiri Tebar Tiket Gratis LaLaLa Festival 2025 Lewat Program Tukar Livin’poin, Kouta Terbatas
Angka ini mencerminkan efektivitas strategi ekspansi berkelanjutan Bank Mandiri dalam mendukung kepemilikan rumah di berbagai lapisan masyarakat.***