Kabar BUMN — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan energi sebagai bagian dari langkah mencapai kemandirian energi nasional.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHE memiliki peran penting dalam menanggulangi polusi emisi karbon yang timbul dari sektor hulu minyak dan gas bumi.
Langkah strategis PHE diwujudkan melalui pengembangan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) di Indonesia.
Baca Juga: Bukan untuk Pemula, Ini 5 Jalur Pendakian Paling Sulit di Indonesia, Rinjani Termasuk Salah Satunya
"CCS adalah salah satu solusi potensial untuk mengurangi emisi karbon," ujar Direktur Keuangan & Investasi PHE Dannif Utojo Danusaputro dalam forum Financial Times and Nikkei Energy Transition Summit Asia bertema Carbon Capture and Storage, A critical tool for Asia’s decarbonisation yang digelar di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Dannif menekankan bahwa implementasi CCS membutuhkan investasi besar dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan investasi dalam teknologi ini bergantung pada kemampuan menjadikannya sebagai bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan.
Baca Juga: Libur Panjang Tahun Baru Islam, Okupansi Layanan KAI Melebihi 100% Selama Periode 26-29 Juni 2025
Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan demi mempercepat penerapan CCS secara menyeluruh.
"CCS ini bukan hanya tentang manfaat dekarbonisasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi perekonomian negara melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan investasi infrastruktur," kata Dannif.
PHE kini aktif mengembangkan teknologi CCS/CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage) sebagai bagian dari penerapan prinsip ESG (environmental, social, and governance).
Teknologi ini akan diterapkan di berbagai wilayah kerja Subholding Upstream. Saat ini, PHE memiliki 11 portofolio studi CCS/CCUS yang sedang berlangsung dengan kapasitas hingga 7,3 Giga Ton CO₂.
Dalam pelaksanaannya, PHE menggandeng berbagai instansi pemerintah untuk mengevaluasi dan menilai hasil studi tersebut secara komprehensif.