Tradisi ini dijaga dan dirayakan secara turun-temurun di keraton dan pura di tanah Jawa, termasuk di Pura Mangkunegaran, Surakarta.
Baca Juga: PT Timah Tanam Rumah Ikan di Perairan Tanjung Kubu, Nelayan Rasakan Dampak Positif
Kolaborasi ini menjadi cara untuk menghadirkan kekayaan tradisi tersebut lebih dekat dengan masyarakat urban.
Melalui acara Anungsung Sura, Sarinah menegaskan peran barunya sebagai ruang yang bukan hanya untuk berbelanja, melainkan juga menjadi tempat bertemunya nilai, budaya, dan pengalaman.
“Sebagai bagian dari perjalanannya menjadi pusat budaya (cultural center), Sarinah akan terus membangun kolaborasi bersama berbagai institusi budaya dari seluruh Indonesia, menjadikan ruang ritel sebagai panggung yang hidup untuk budaya Nusantara,” tutur Raisha.
Baca Juga: PHE Dorong Pemanfaatan Teknologi CCS untuk Kurangi Emisi dan Capai Ketahanan Energi
Sarinah mengundang masyarakat untuk hadir dan merasakan langsung suasana 1 Sura yang sarat makna melalui perayaan Anungsung Sura Mangkunegaran di Lantai Ground, Sarinah Thamrin.
Instalasi budaya Anungsung Sura dapat dikunjungi untuk umum setiap hari dari tanggal 26 Juni hingga 6 Juli 2025, pukul 10.00–22.00 WIB.
Pertunjukan lelagon macapatan, tembang Jawa yang penuh nilai-nilai nasihat dan filosofi kehidupan, akan diselenggarakan secara langsung pada:
Baca Juga: PLN Gaungkan Semangat Zero Waste, Ribuan Relawan Kumpulkan Ratusan Ton Sampah
- 27 sampai 28 Juni 2025, pukul 17.00–19.00 WIB
- 29 Juni 2025, pukul 12.00–14.00 WIB
- 4 sampai 5 Juli 2025, pukul 17.00–19.00 WIB
Baca Juga: Siap Tantangan Baru? Yuk, Magang di Divisi Akuntansi & Perpajakan PT PPI Tanpa Uang Saku!
- 6 Juli 2025, pukul 12.00–14.00 WIB