Proses penjurian TJSL & CSR Award 2025 dilaksanakan secara ketat dan berjenjang sejak Mei hingga Juni 2025, melalui tahapan verifikasi dokumen asesmen, presentasi perusahaan di hadapan dewan juri, serta penilaian akhir melalui sidang pleno pleno Tim Penilai, narasumber dan steering committee.
Kegiatan ini melibatkan 27 Dewan Juri yag terdiri dari para Pakar dan Praktisi CSR, Akademisi, Profesional dan media, dengan Ketua Dewan Juri Ir. Thendri Supriatno, MBA dan Ketua Dewan Juri Kehormatan Dr. Edy Soeparno, SH, MH selaku Wakil Ketua MPR RI.
Baca Juga: PT MUM Buka Lowongan Posisi Security Gedung di Menara PNM, Jakarta Selatan
CEO BUMN Track, Syamsudin Hadi Sutarto mengungkapkan, hadirnya Wakil Ketua MPR RI dalam moment penting ini memiliki makna strategis.
MPR sebagai tinggi lembaga negara yang merepresentasikan aspirasi rakyat dan konstitusi memiliki peran besar dalam menyuarakan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada keadilan sosial dan kelestarian lingkungan.
“Keterlibatan Lembaga Tinggi Negara menjadi simbol dukungan politik dan moral bagi gerakan TJSL dan CSR yang progresif, akuntabel, dan berorientasi pada masa depan Indonesia yang berkelanjutan.
Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Flores, Berikut 7 Tempat Wisata yang Menawarkan Pemandangan Menakjubkan
"Kami percaya, sinergi antara BUMN, pemangku kepentingan, serta dukungan dari lembaga tinggi negara akan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan fondasi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ungkap SH Sutarto.
Tercatat sebanyak 97 perusahaan berpartisipasi dalam ajang ini, terdiri atas BUMN, anak perusahaan BUMN, serta entitas BUMN yang telah melantai di bursa.
TJSL & CSR Award 2025 tidak sekadar menjadi ajang penghargaan, tetapi juga menjadi tolok ukur nyata atas komitmen dan kontribusi BUMN dalam membangun negeri melalui program-program sosial dan lingkungan yang berdampak jangka panjang.***