Ia menegaskan bahwa InJourney menyeimbangkan peran sebagai pencipta nilai dan agen pembangunan.
Baca Juga: InJourney Hospitality Catat Kenaikan Okupansi Hotel Selama Libur Waisak 2025
Pelatihan IHH mencakup berbagai aspek seperti sikap pelayanan, komunikasi efektif, kebersihan produk dan lingkungan, hingga penampilan diri.
Dengan metode fun learning, pelatihan berlangsung selama tiga hari untuk setiap batch berisi 50–60 peserta.
Para pengajar merupakan Local Heroes, yakni putra-putri daerah berprestasi dari DPSP.
Baca Juga: InJourney Hospitality Catat Kenaikan Okupansi Hotel Selama Libur Waisak 2025
Hingga akhir 2024, IHH telah menjangkau 3.768 peserta dari 18 kabupaten/kota melalui 61 batch pelatihan, dengan didukung oleh 12 Local Heroes.
Lokasi pelatihan tersebar di Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
Sementara itu, pada 2025, pelatihan sudah terlaksana dalam tiga batch: 18–20 Juni di Labuan Bajo, serta 24–26 Juni di Danau Toba dan Borobudur.
Baca Juga: Lewat Waisak, InJourney Wujudkan Borobudur Jadi Rumah yang Merangkul Semua
Program ini menjadi strategi jangka panjang InJourney dalam membangun SDM unggul, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4: Pendidikan Berkualitas, serta mendukung target besar Visi Indonesia Emas 2045 di bidang pengembangan SDM.
Tidak hanya InJourney, anak perusahaannya, InJourney Hospitality, juga turut mendapat apresiasi.
Mereka meraih penghargaan Strong Commitment CFO on Social and Environment Program of TJSL & CSR, serta dua penghargaan Gold untuk Pilar Sosial dan Pilar Lingkungan di kategori Anak Perusahaan BUMN.
Baca Juga: Waisak 2025: InJourney Perkuat Borobudur sebagai Destinasi Kultural dan Spiritual Inklusif
“InJourney mengucapkan terima kasih kepada BUMN Track atas penghargaan yang diberikan.