Ketua Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) Tutuk Utomo mengapresiasi kolaborasi kedua bersama PIS, yang tetap berkomitmen menyalurkan tanggung jawab sosialnya untuk penyediaan akses layanan kesehatan bagi masyarakat daerah terpencil, yang lebih mudah diakses.
Baca Juga: Liburan Laut Makin Hemat, Diskon 50% dari PELNI Masih Bisa Kamu Serbu!
"Dukungan dari PIS, memungkinkan kami melayani masyarakat secara optimal di wilayah pelosok Indonesia Timur.
"Kerjasama ini bukan hanya sekadar penyediaan fasilitas, tapi sebuah sinergi positif untuk memberikan kehidupan dan kesehatan yang lebih baik dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan," lanjut Tutuk.
Ia menjelaskan bahwa Nusa Waluya II memiliki luas sekitar 900 m² dan dilengkapi fasilitas berupa 21 bed rawat inap, 2 ruang bedah mayor, ruang bersalin (VK), IGD, 9 klinik spesialis dan umum, serta fasilitas laboratorium, radiologi, dan bank darah.
Baca Juga: Komitmen Pertamina Hulu Mahakam Lestarikan Pesut Mahakam Lewat Konservasi dan Penguatan Wisata Desa
Sebanyak 35 tenaga medis juga bertugas secara penuh di kapal, termasuk dokter umum, perawat, apoteker, bidan, dan tenaga spesialis seperti obgyn, anak, bedah, dan penyakit dalam.
“Selama di Waigeo, kami menangani kasus-kasus kritis, salah satunya adalah operasi sesar dengan janin terlilit tali pusat, yang kemungkinan selamatnya sangat kecil jika tidak ditangani segera. Ini menunjukkan pentingnya akses terhadap fasilitas medis yang memadai,” ujar Tutuk.
Program Rumah Sakit Kapal sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan oleh PIS, khususnya pada aspek sosial.
Baca Juga: PT Agrinas Palma Nusantara Tunjuk Direksi Baru, Perkuat Arah Transformasi Perusahaan
Sekaligus, mendukung beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3, SDG 10, SDG 14, dan SDG 17.
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso secara terpisah mengatakan, mendukung penuh dan mengapresiasi pengabdian para pekerja medis dari Yayasan Dokter Peduli dan Pertamina International Shipping yang berkontribusi pada dunia kesehatan.
"Kerjasama ini adalah wujud dari komitmen Pertamina melalui Subholding dalam turut mendukung program pemerintah dari aspek kesehatan dan memberikan pelayanan pada masyarakat dimanapun berada bahkan sampai di wilayah 3T Papua," katanya.
Baca Juga: Tetap Produktif Saat Liburan Sekolah, Ini 7 Aktivitas Seru yang Bermanfaat untuk Anak
Fadjar menambahkan," Pertamina senantiasa menjunjung tata kelola bisnis perusahaan yang mengutamakan etis, sehingga mendorong penerapan ESG dan Tata Kelola Perusahaan yang peduli lingkungan termasuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan".