Langkah ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan ketangguhan masyarakat, dan respons terhadap dampak bencana.
Baca Juga: 4 Jenis Kerang yang Populer di Indonesia, Ragam Olahannya Disuka Semua Orang
Ahad juga menambahkan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi krisis merupakan merupakan komitmen nyata tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Kami berupaya untuk terus hadir dan tanggap terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab sosial Pertamina yang mengedepankan solidaritas dan keberlanjutan,” tambah Ahad.
Secara terpisah, VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan Pertamina turut prihatin atas musibah yang terjadi di Mataram.
Baca Juga: Telkom Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Lewat Implementasi ESG yang Konsisten
“Pertamina melalui unit operasi yang ada di Ampenan bergerak cepat dan berkomitmen untuk terdepan membantu masyarakat, aksi ini adalah wujud komitmen Pertamina untuk hadir ditengah masyarakat tidak hanya dalam pendistribusian energi, namun juga saat terjadi bencana dan kesulitan". Pungkas Fadjar.***