rilis-bumn

Koneksi ke Enggano Kembali Normal, Distribusi BBM dan Logistik Lancar

Kamis, 10 Juli 2025 | 12:00 WIB
Pemulihan konektivitas laut Bengkulu–Enggano berhasil dilakukan lewat uji coba kapal. Distribusi BBM dan logistik kini kembali lancar. (Dok. ASDP)

Seiring dengan dibukanya kembali alur pelayaran, layanan secara bertahap dipulihkan meski jadwalnya masih bersifat fleksibel.

Baca Juga: Jadikan Membaca Buku Kebiasaan Menyehatkan Baru di Akhir Pekan, Ini Caranya Agar Menyenangkan

Selain itu, ASDP turut memberikan diskon hingga 50% untuk kendaraan logistik seperti angkutan hewan kurban dan hasil pertanian.

Penumpang yang menjalani rujukan medis serta tenaga kesehatan dari puskesmas dan dinas juga diberikan tiket gratis sebagai bentuk dukungan sosial.

Upaya pemulihan ini didukung penuh oleh KSOP Kelas III Pulau Baai, PT Pelindo, serta Pemerintah Daerah Bengkulu.

Baca Juga: Stimulus Daya Beli Masyarakat, BRI Salurkan Bantuan Subsidi Upah Senilai Rp1,72 Triliun ke 2,8 Juta Pekerja

Pengerukan dilakukan dengan alat berat dan kapal keruk yang disiagakan jangka panjang untuk menjamin kelancaran pelayaran di masa mendatang.

Proses ini dilakukan secara cepat guna mengatasi pendangkalan yang sempat memutus konektivitas laut.

Untuk kelancaran keberangkatan kapal, ASDP masih melakukan penyesuaian jadwal berdasarkan kondisi pelabuhan dan cuaca.

Baca Juga: Buka Peluang Karier! Magang Analis Bisnis Unggas di PT Berdikari, Yuk Coba!

Para penumpang diminta untuk hadir setidaknya satu jam sebelum keberangkatan serta membawa identitas diri sesuai manifest.

Pemeriksaan keselamatan dan kelaikan kapal kini juga semakin diperketat sesuai instruksi dari Kementerian Perhubungan.

KMP Pulo Tello melayani perjalanan sejauh 106 mil laut dari Bengkulu menuju Enggano dengan waktu tempuh sekitar 12 jam. Kapal ini mampu mengangkut hingga 229 penumpang dan 22 kendaraan.

Baca Juga: Alternatif Transportasi Mudah ke Kawah Ijen Pakai Damri, Cuma Rp15 Ribu!

Dalam enam bulan pertama 2025, kapal ini telah melayani 3.695 penumpang dan 574 kendaraan. “Transportasi laut seperti ini menjadi tulang punggung bagi mobilitas dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pulau,” ucap Heru.

Halaman:

Tags

Terkini