rilis-bumn

Telkom BigBox AI, Solusi untuk Dorong Transformasi Digital Industri Keuangan

Jumat, 11 Juli 2025 | 15:00 WIB
Telkom BigBox AI solusi kecerdasan buatan yang merevolusi analisis risiko dan pengambilan keputusan di industri keuangan. (Dok. Telkom)

Dalam kondisi seperti ini, kemampuan analisis risiko yang presisi berbasis data menjadi sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-60, Telkom Tegaskan Komitmen Jadi Penggerak Ekosistem Digital Global

Di sisi lain, persaingan dari fintech dan startup digital terus menekan lembaga keuangan tradisional untuk berinovasi atau berkolaborasi agar tetap relevan.

Menjawab berbagai tantangan tersebut, teknologi AI hadir sebagai solusi strategis yang semakin krusial.

Dalam hal kepatuhan, AI dapat membangun sistem pemantauan otomatis yang mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time dalam proses Anti-Money Laundering (AML) dan KYC.

Baca Juga: Borneo Digital Summit 2025: Upaya Telkom untuk Dorong Percepatan Digitalisasi Pemerintah Daerah

Teknologi machine learning memungkinkan sistem belajar dari pola transaksi untuk meningkatkan akurasi secara berkelanjutan.

Di bidang keamanan siber, AI mampu menganalisis anomali jaringan, mendeteksi penipuan, serta mengaktifkan sistem autentikasi biometrik guna merespons ancaman secara lebih cepat.

Sementara itu, dalam pengambilan keputusan bisnis, AI memungkinkan analisis data berskala besar untuk menghasilkan insight strategis seputar risiko pasar, tren nasabah, dan kinerja portofolio keuangan.

Baca Juga: Kolaborasi Telkom dan Conversant Hadirkan Layanan CDN Terintegrasi, Dorong Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia

Dalam aspek pelayanan dan operasional, AI juga menunjukkan peran penting.

Melalui chatbot cerdas seperti Big Assistant dari Telkom yang memanfaatkan teknologi natural language processing (NLP), institusi keuangan kini bisa memberikan layanan pelanggan 24/7 yang responsif, akurat, dan personal.

Proses internal seperti analisis kredit, klaim asuransi, hingga deteksi fraud pun bisa diotomatisasi, mengurangi beban operasional secara signifikan.

Baca Juga: Telkom Luncurkan i-Chat 2.0, Inovasi Digital untuk Dukung Pendidikan Inklusif Anak Tuli dan Disabilitas Wicara

Dengan mengintegrasikan AI ke sistem backend, volume interaksi pelanggan yang tinggi dapat dikelola tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Halaman:

Tags

Terkini