rilis-bumn

CSR Lintas Provinsi, Grup PHI Zona 9 Perluas Akses Air Bersih hingga Desa Masukau

Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:00 WIB
Desa Masukau siap kelola air bersih mandiri, terinspirasi WSS Saliki binaan PHSS. Kolaborasi CSR ini didukung Grup PHI Zona 9.

Kabar BUMN – PT Pertamina (PEP) Tanjung Field tak sekadar fokus pada kegiatan operasional migas, tetapi juga aktif membangun dampak sosial yang berkelanjutan.

Bersama PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) Regional Kalimantan, perusahaan mendorong pengembangan sistem penyediaan air bersih melalui replikasi program Water Supply System (WSS) Saliki ke wilayah Desa Masukau, Kalimantan Selatan.

Langkah konkret pun dimulai pada 11 Juni 2025 lalu, ketika perwakilan Pemerintah Desa Masukau, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan BUMDes Remaja Karya melakukan kunjungan langsung ke Desa Saliki, Kutai Kartanegara.

Baca Juga: Biar Nggak Cemas di Hari Pertama Sekolah, Ini 5 Cara Jitu Bikin Anak Lebih Percaya Diri

Mereka belajar langsung dari keberhasilan WSS Saliki, program binaan PHSS yang telah menjadi model inspiratif dalam pengelolaan air bersih berbasis masyarakat.

Rombongan disambut hangat oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Masukau, jajaran pengelola BUMDes Mekar Sejati, serta sosok-sosok penting di balik keberhasilan sistem pengelolaan air bersih WSS Saliki.

Kepala Desa Masukau, Khairullah, mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PEP Tanjung Field dan PHSS yang telah menfasilitasi kegiatan kaji banding ini.

Baca Juga: Segera Berakhir, Manfaatkan Promo DAMRI untuk Tutup Libur Sekolah, Dapatkan Diskon Tiket Rp50 Ribu di Seluruh Rute AKAP Jawa dan Sumatera

Ia menyampaikan, kegiatan ini telah memberikan banyak ilmu yang luar biasa dan bermanfaat bagi perangkat desanya.

“Harapan kami ke depan, semoga program WSS seperti ini bisa kami terapkan juga di Desa Masukau,” imbuhnya.

Kegiatan dibuka dengan sesi pemaparan dari Kepala Desa Saliki, Saliansyah, yang menyampaikan latar belakang pengembangan WSS Saliki termasuk pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

Baca Juga: Rayakan Enam Dekade, Telkom Akan Perkuat Digitalisasi untuk Masa Depan Digital Indonesia

Selanjutnya, Direktur BUMDes Mekar Sejati, Edi M Nur, menjelaskan strategi manajemen BUMDes dalam mengelola unit usaha WSS serta pentingnya diversifikasi produk agar BUMDes mampu menopang kegiatan pelayanan air bersih secara mandiri.

Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), Lukman, turut memberikan pandangan mengenai inovasi dan transformasi Desa Saliki melalui pengelolaan WSS, termasuk capaian penghargaan regional dan internasional.

Halaman:

Tags

Terkini