Sepanjang pameran KOIMA 2025, kinerja penjualan UMKM binaan Pertamina terbilang membanggakan.
Lebih dari 80% produk yang dibawa ludes terjual, dengan potensi transaksi menembus lebih dari setengah miliar rupiah.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
“Kegiatan KOIMA 2025 mewujudkan komitmen Pertamina dalam mendorong UMKM binaannya untuk Go Global, khususnya ke pasar Korea Selatan.
Baca Juga: Target Terlampaui, Pertamina Hulu Sanga Sanga Kukuhkan Peran dalam Ketahanan Energi Nasional
"Kami menilai produk-produk UMKM Indonesia memiliki potensi yang sangat baik untuk diterima, karena memiliki cita rasa Asia yang dekat dengan selera konsumen Korea,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Korea Import Fair (KOIMA) merupakan pameran tahunan yang mempertemukan buyer dan supplier dari berbagai negara untuk menjalin kerja sama dagang dan memperluas pasar produk unggulan ke Korea Selatan.
Partisipasi Pertamina dalam KOIMA 2025 ini merupakan bagian dari komitmen melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) dalam memberdayakan UMKM melalui pembinaan dan pendampingan berkelanjutan.
Baca Juga: PGTC 2025: Pertamina Dorong Semangat Wirausaha di Kalangan Mahasiswa
Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama dalam upaya memperkuat perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat kewirausahaan nasional, serta mengembangkan industri kreatif yang kompetitif di pasar global.***