rilis-bumn

Kilang Badak LNG Gelar Simulasi Kebakaran, Uji Tanggap Darurat Tim Internal

Minggu, 13 Juli 2025 | 06:30 WIB
Badak LNG gelar simulasi kebakaran di kilang Bontang untuk uji kesiapsiagaan darurat. Latihan ini sukses dan tanpa korban jiwa. (Dok. Badak LNG)

Kabar BUMN - Badak LNG, anak usaha dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang termasuk dalam Subholding Upstream Pertamina, menyelenggarakan latihan penanganan kondisi darurat pada Kamis, 10 Juli 2025 pukul 08.56 WITA.

Latihan ini diawali dengan bunyi General Emergency Sirene yang menggema di seluruh area Badak LNG di Bontang, Kalimantan Timur.

Simulasi ini menggambarkan kejadian kebakaran di fasilitas Knock Out Drum (KOD) kilang LNG akibat kebocoran gas saat proses peningkatan tekanan setelah inspeksi internal.

Baca Juga: Taman Bunga Celosia, Wisata Keluarga Hits di Kaki Gunung Ungaran yang Tawarkan Suasana Seperti di Luar Negeri

Saat itu, hujan turun dan sambaran petir mengenai gas yang bocor, memicu semburan api karena tekanan gas yang masih tersisa di sistem.

Meski insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun dua orang menjadi korban dalam simulasi ini.

Satu orang mengalami serangan jantung dan satu lainnya menderita luka bakar. Keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit LNG Badak untuk mendapatkan perawatan medis secepatnya.

Baca Juga: Spesial di Bulan Juli 2025, Telkomsel Bagi-bagi Hadiah Menarik Melalui Program Undi-Undi Hepi

Kebakaran yang terjadi di area KOD berhasil ditangani oleh tim Fire Rescue Team (FRT) dari Badak LNG dalam kurun waktu satu jam. Pada pukul 09.56 WITA, situasi dinyatakan dalam kondisi aman atau all clear.

Simulasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Major Emergency Exercise yang melibatkan seluruh pekerja dan tim tanggap darurat terkait.

Latihan ini adalah yang kedua dari total empat simulasi besar yang telah direncanakan oleh Badak LNG sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: Info Lowongan Kerja dari PELNI, Dibuka Posisi untuk Lulusan D3 dengan Kualifikasi Sebagai Berikut

Vice President Business Support Ichsan Maulana menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan semua pekerja serta manajemen dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan Badak LNG.

“Sebagai Perusahaan yang bergerak di industri LNG dengan bahaya risiko tinggi, hari ini kami melaksanakan Major Emergency Exercise untuk mengantisipasi keadaan darurat."

Halaman:

Tags

Terkini