rilis-bumn

Telkom Packfest 2025, Genjot Daya Saing UMKM dengan Kemasan yang Lebih Menjual

Selasa, 15 Juli 2025 | 15:00 WIB
Salah satu UMKM yang mengikuti program Packfest 2025 dari Telkom. (Dok. Telkom)

Selain membantu pengemasan produk agar tampil lebih menarik dan bernilai jual tinggi, Packfest 2025 juga mendampingi pelaku usaha dalam memenuhi aturan pencantuman ING yang diatur dalam Peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021.

Baca Juga: 60 Tahun Telkom Hadir untuk Indonesia Lebih Terkoneksi

Kini, UMKM bisa melakukan perhitungan kandungan gizi secara mandiri melalui laman resmi BPOM, tanpa perlu melakukan uji laboratorium—selama produknya termasuk dalam daftar 163 jenis pangan yang ditentukan.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa program ini memiliki nilai strategis yang lebih dari sekadar cetak kemasan.

“Packfest bukan sekadar cetak kemasan. Ini adalah upaya memperkuat pondasi UMKM secara menyeluruh, mulai dari tampilan produk, pemenuhan regulasi, hingga membentuk citra usaha yang modern dan terpercaya.

Baca Juga: Rayakan Enam Dekade, Telkom Akan Perkuat Digitalisasi untuk Masa Depan Digital Indonesia

"Inisiatif ini juga selaras dengan pencapaian SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab),” ungkapnya.

Lewat Packfest 2025, Telkom tak hanya memperkuat aspek visual produk UMKM, tetapi juga mendorong pemenuhan standar informasi pangan yang kredibel.

Ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat posisi UMKM di pasar domestik maupun digital.

Baca Juga: Telkom Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Lewat Implementasi ESG yang Konsisten

Dengan kemasan yang menarik, sesuai regulasi, dan berkualitas tinggi, produk lokal kini makin siap bersaing di rak-rak nasional.

Karena bagi Telkom, mendukung UMKM bukan hanya soal niat, tetapi soal tindakan nyata agar setiap produk bisa #KemasanNaikKelas.***

Halaman:

Tags

Terkini