Kabar BUMN – PT Sang Hyang Seri, anak perusahaan dari Holding BUMN Pangan ID FOOD, resmi meluncurkan produk terbaru berupa Benih Dasar (FS) Sang Hyang Seri Gold dan Aplikasi AgroFarm.
Acara peluncuran ini berlangsung di Kantor PT Sang Hyang Seri Sukamandi, Subang, Jawa Barat, dan dihadiri oleh jajaran Direksi serta agronomis internal perusahaan.
Kehadiran Benih Dasar (FS) Sang Hyang Seri Gold memperkuat peran perusahaan sebagai produsen benih unggul nasional.
Baca Juga: Beras Berkutu, Apakah Masih Aman untuk Dikonsumsi? Cek Penjelasannya di Sini!
Benih dasar merupakan tahap awal dalam proses produksi benih bersertifikat yang diawasi secara ketat dan menggunakan teknologi modern.
Tidak seperti benih untuk budidaya langsung, benih dasar ditujukan untuk produsen benih padi yang nantinya akan mengembangkannya menjadi benih pokok (SS) dan benih sebar (ES) sebelum digunakan oleh para petani.
“Kami terus berupaya menghadirkan benih unggul yang memenuhi standar nasional, mulai dari benih dasar (FS), benih pokok (SS), hingga benih sebar (ES)."
Baca Juga: Brantas Abipraya Wujudkan Dukungan pada KITB Lewat Pembangunan Terminal Multipurpose Batang
"Peluncuran benih dasar ini mempertegas posisi Sang Hyang Seri sebagai fondasi penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada beras yang dicanangkan pemerintah,” ujar Adhi Cahyono Nugroho, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri.
Bersamaan dengan peluncuran benih dasar tersebut, PT Sang Hyang Seri juga memperkenalkan Aplikasi AgroFarm sebagai alat bantu kerja berbasis digital bagi para agronomis internal.
Platform ini dikembangkan untuk memudahkan pencatatan kegiatan lapangan, pemantauan pertumbuhan tanaman, hingga pelaporan kondisi pertanian secara real-time.
Baca Juga: Bank Mandiri Dukung Akses Air Bersih di Cibalong sebagai Wujud Nyata Komitmen ESG
“Kami ingin melayani Petani sebaik mungkin, aplikasi AgroFarm menjadi alat bantu kerja para agronomis dalam menjalankan tugasnya mendampingi petani di lumbung benih padi nasional, Sukamandi."
"Langkah ini adalah bagian dari transformasi digital operasional kami agar proses pembinaan lebih sistematis, cepat, dan terdokumentasi dengan baik,” jelas Adhi.