Kabar BUMN - Pada Juni lalu, selaras momen Hari Lingkungan Hidup, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina menyerahkan 2.000 bibit mangrove kepada masyarakat Tambaksari.
Program tersebut dilaksanakan PHE ONWJ bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.
Selain itu, PHE ONWJ juga berpartisipasi dalam kegiatan Bulan Cinta Lingkungan yang digagas Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat.
Baca Juga: Telkom Bangun 51 Titik Sarana Air Bersih di Lima Wilayah Prioritas Sepanjang 2025
Di kesempatan tersebut, 3.000 bibit mangrove diserahkan untuk menghijaukan kembali kawasan pesisir yang mengalami abrasi di Indramayu.
“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. PHE ONWJ hadir bukan hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan,” ujar Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ R Ery Ridwan.
Lebih dari lokasi program, Desa Tambaksari simbol dari tantangan lingkungan pesisir. Dari luas area mangrove sebesar 3.414,93 hektare di desa ini, sekitar 92 persen mengalami kerusakan parah.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Fondasi Bisnis untuk Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan
Gelombang laut mengikis daratan, keanekaragaman hayati menipis, dan mata pencaharian warga terganggu.
Dalam kondisi inilah PHE ONWJ mengambil peran lebih dari sekadar donatur bibit. Perusahaan membentuk Kelompok Kerja Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (KKPMP) — sebuah inisiatif kolaboratif yang melibatkan tokoh masyarakat, nelayan, dan pemerintah desa.
Melalui kelompok ini, upaya konservasi menjadi aksi nyata yang dikelola dan dijaga masyarakat sendiri.
“Penanaman ini bukan hanya soal pohon, tapi soal kehidupan. Mangrove menjaga tanah kami dari abrasi, tempat ikan berkembang biak, dan menjadi sumber penghidupan baru jika dikelola dengan bijak,” seorang anggota KKPMP sambil menunjuk deretan bibit yang baru saja ditanam
Sepanjang tahun 2024 hingga pertengahan 2025, total 10.930 bibit telah ditanam PHE ONWJ di pesisir Karawang — sebagian besar adalah mangrove.