rilis-bumn

Pertamina Tampilkan Sistem Perizinan Digital Real-Time di Ajang Esri User Conference 2025

Jumat, 18 Juli 2025 | 14:30 WIB
Pertamina luncurkan sistem perizinan digital real-time berbasis ArcGIS di Esri UC 2025, dukung efisiensi operasional &target keberlanjutan. (Dok. Pertamina)

“Sistem ini menjadi terobosan penting bagi operasional kami karena memungkinkan pemantauan status izin secara real-time, mengantisipasi kendala sejak dini, serta menjaga kelancaran operasional tanpa gangguan,” ungkap Fadjar.

Baca Juga: ILCS Kembali Gelar ICON 3.0, Lanjutkan Kiprah Cetak Talenta Muda Logistik Digital

Lebih lanjut, Fadjar menyebut bahwa pemanfaatan teknologi geospasial bukan hanya meningkatkan efisiensi internal perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam menjaga keberlangsungan sektor energi nasional.

“Inisiatif ini membuktikan bahwa teknologi geospasial tidak hanya mendorong efisiensi internal, tetapi juga berperan penting dalam memastikan masa depan energi Indonesia yang aman dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga menyatakan bahwa langkah ini mendukung visi besar pemerintahan Presiden Prabowo dalam memperluas pemanfaatan teknologi dan inovasi.

Baca Juga: Telkom Bangun 51 Titik Sarana Air Bersih di Lima Wilayah Prioritas Sepanjang 2025

“Inovasi digitalisasi sistem ini diharapkan dapat berdampak pada kelancaran distribusi ketersediaan dan keterjangkauan energi,” kata Fadjar.

Pihak Esri Indonesia turut memberikan dukungan terhadap transformasi ini dan menegaskan bahwa platform ArcGIS sangat fleksibel untuk diterapkan di berbagai sektor, termasuk industri migas.

“Solusi geospasial ini menunjukkan bagaimana teknologi Esri dapat diadaptasi secara fleksibel untuk menjawab kebutuhan industri seperti pada industri Migas energi, Teknologi geospasial kini berkembang jauh melampaui bukan hanya fungsi visualisasi namun juga menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan strategis yang berbasis lokasi,” ujar Leslie Wong, Presiden Direktur Esri Indonesia.

Baca Juga: Upacara Adat Beberapa Suku Bangsa di Indonesia yang Menjadi Atraksi Wisata Karena Keunikannya

Pertamina menargetkan implementasi penuh sistem ini pada Agustus 2025 di seluruh subholding.

Langkah ini dianggap sebagai momen penting dalam perjalanan digitalisasi perusahaan, dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan sebagai pendorong utama.

Sebagai perusahaan energi yang berada di garis depan transisi energi, Pertamina juga berkomitmen penuh dalam mencapai target net zero emission pada 2060 dan terus mengembangkan program-program yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini