rilis-bumn

Hutama Karya Perkuat Akses Pelabuhan lewat Proyek Strategis NPEA Seksi 1

Sabtu, 19 Juli 2025 | 15:30 WIB
Hutama Karya membangun akses baru pelabuhan New Priok sepanjang 2,78 km untuk mendukung logistik, efisiensi distribusi, dan pertumbuhan ekonomi.   (Dok. Hutama Karya)

Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) resmi dipercaya melaksanakan pembangunan proyek strategis New Priok Eastern Access (NPEA) Seksi 1, yakni dari STA.0+000 (IC NPEA) hingga STA.2+777 (P38).

Serah terima kontrak dilakukan pada Kamis, 17 Juli 2025, oleh Pimpinan Proyek Kalibaru dan NPEA, Arwin kepada Executive Vice President (EVP) Divisi Sipil Umum, Rizky Agung.

Proses ini turut disaksikan oleh Direktur Investasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Boy Robyanto dan Direktur Operasi I Hutama Karya Agung Fajarwanto.

Baca Juga: Mengenal CHOPTIMA, Terobosan Mahasiswa Universitas Pertamina Demi Produksi Energi Optimal dan Sustainable

Menurut EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, proyek ini bersifat strategis karena akan mengurangi kemacetan dan mempercepat arus logistik.

Jalur sepanjang 2,78 kilometer tersebut akan menghubungkan Terminal Kalibaru Pelabuhan Tanjung Priok ke Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), dimulai dari KM 108 JTCC sampai Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Utara.

“Pembangunan akses baru ini akan memberikan alternatif jalur logistik yang selama ini hanya mengandalkan satu akses melalui gerbang masuk New Priok Container Terminal,” kata Adjib.

Baca Juga: Ikon Wisata Singapura yang Wajib Dikunjungi: Dari Marina Bay Sands hingga Sentosa Island

Proyek ini merupakan kerja sama antara Hutama Karya dan Brantas Abipraya (Hutama Abipraya KSO) dengan proporsi 55% dikerjakan oleh Hutama Karya. Jalan utama selebar 29,8 meter terdiri atas dua jalur dan masing-masing tiga lajur.

Ruang lingkup pekerjaan mencakup jalan utama sepanjang 2,7 km dan pembangunan 4 ramp di Area IC NPEA.

Selain itu, akan dibangun 4 ramp di Simpang Marunda, yaitu 2 ramp on dan off di sisi selatan serta 2 ramp on dan off di sisi utara. Konstruksi jalan utamanya berupa jalan layang, yang meliputi Jembatan Balance Cantilever, Jembatan Gelagar Beton, Jembatan Gelagar Baja, serta Jembatan Pile Slab.

Baca Juga: Cuma Tukar Poin, Bisa Menang Suzuki XL7 dan Gadget Premium di Undi-Undi Hepi Telkomsel

Adjib menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan proyek ini digunakan berbagai teknologi mutakhir untuk memastikan kualitas dan efisiensi.

“Untuk membantu mengkoordinasikan seluruh tahapan pembangunan dengan lebih efisien dan berkualitas."

Halaman:

Tags

Terkini