VP Non Rig Services Operation Pertamina Drilling, Agung Subagio, menyampaikan bahwa keberadaan laboratorium ini merupakan hasil dari sinergi berbagai fungsi teknis dalam perusahaan, serta sebagai langkah strategis menuju penguatan layanan terpadu (integrated services).
Baca Juga: PosIND Targetkan Penyaluran BSU Selesai 31 Juli 2025, Wapres Gibran Lakukan Pengawasan Ketat
“Kami akan terus mengembangkan laboratorium ini agar dapat memberikan layanan uji teknis yang tidak hanya mendukung internal Pertamina Drilling dalam meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan stake holder di industri migas nasional,” ungkap Agung.
Peresmian laboratorium ini menjadi simbol transformasi Pertamina Drilling menuju perusahaan jasa pengeboran yang tidak hanya unggul dalam operasional rig, tetapi juga memiliki kompetensi kuat dalam layanan pendukung pengeboran, sebagai bagian dari ekosistem hulu migas nasional yang berdaya saing tinggi.***