Sementara itu, kegiatan di SDN Pelesiran diikuti oleh 322 siswa, dengan metode yang disesuaikan berdasarkan tingkat kelas.
Baca Juga: BSI dan Telkom Akses Bersinergi Dukung Pembiayaan Mitra Telekomunikasi
Untuk siswa kelas 1 hingga 3, edukasi disampaikan melalui aktivitas mewarnai poster bertema perlindungan diri di internet.
Adapun siswa kelas 4 hingga 6 mengikuti pelatihan pembuatan password dan editing video sederhana.
Antusiasme para siswa pun terlihat jelas sepanjang kegiatan. Fira, siswi kelas 6 SDN Sukapura, mengaku sangat menikmati pengalaman barunya.
Baca Juga: Telkom Bangun 51 Titik Sarana Air Bersih di Lima Wilayah Prioritas Sepanjang 2025
“Ternyata seru banget! Aku belajar bikin password yang nggak gampang ditebak, terus juga bikin video.
“Awalnya takut salah, tapi kakak-kakaknya bantuin terus jadi ngerasa lebih pede pake internet sekarang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Naila, siswa kelas 4 SDN Pelesiran.
Baca Juga: Telkom Resmikan Digistar Club Chapter UGM untuk Dukung Ekosistem Talenta Digital Kampus
“Baru kali ini belajar tentang internet tapi caranya seru. Aku diajarin bikin password yang susah ditebak dan kenapa kita nggak boleh sembarangan kasih info pribadi.
“Yang paling seru pas ngedit video, jadi tau kalau internet bisa dipakai buat hal bermanfaat, bukan cuma buat nonton atau main game,” tuturnya.
Program ini sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2025 yang menekankan perlindungan dan pemberdayaan anak.
“CyberHeroes: Sekolah Digital” dirancang untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat dan aman, sekaligus mendorong tumbuh kembang anak menjadi generasi yang cerdas teknologi, beretika, dan bertanggung jawab.