rilis-bumn

Peringati HAN 2025, ITDC Ajak Anak Lebih Dekat dengan Dunia Pariwisata yang Inklusif dan Berkelanjutan

Sabtu, 26 Juli 2025 | 06:00 WIB
Salah satu anak Mandalika Child Learning Center (MCLC), Lombok Tengah, mengikuti kegiatan achery game besama General Manager The Mandalika dan General Manager Pullman di Hari Anak Nasional, 23 Juli.

Sementara Kamis, (24/7), ITDC menggelar perayaan Hari Anak Nasional bersama anak-anak Mandalika Child Learning Center (MCLC) di Hotel Pullman Lombok Mandalika, The Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Sebanyak 30 anak dari kelompok rentan yang sehari-hari mengikuti program MCLC, termasuk anak pedagang asongan di kawasan KEK Mandalika, mengikuti sesi pengenalan dunia perhotelan yang dikemas melalui aktivitas belajar interaktif dan permainan edukatif.

Rangkaian kegiatan mencakup hotel tour, archery game sebagai latihan keberanian, serta sesi inspiratif bersama General Manager The Mandalika dan General Manager Pullman mengenai semangat kerja dan perjalanan karier.

Baca Juga: Hari Anak Nasional 2025, Jasa Marga Sampaikan Komitmen dan Dedikasi bagi Pendidikan Inklusif

Anak-anak juga diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, bermain peran, serta belajar mengenal lingkungan kerja secara menyenangkan dan tanpa tekanan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara ITDC, Pullman Lombok Mandalika, dan berbagai relawan komunitas dalam jejaring MCLC.

Berlokasi di kawasan The Mandalika, Mandalika Child Learning Center merupakan pusat pembelajaran informal yang terbuka untuk anak-anak di sekitar kawasan The Mandalika yang membutuhkan ruang yang aman untuk belajar, bermain, dan mengembangkan potensi diri.

Baca Juga: Telaga Dringo, ‘Ranu Kumbolo’-nya Jawa Tengah yang Wajib Masuk Daftar Liburan ke Dieng

Mewujudkan Kawasan Ramah Anak secara Berkelanjutan

ITDC terus berkomitmen untuk menjadikan kawasan pariwisata yang dikelolanya sebagai ruang yang tidak hanya berdaya saing secara global, tetapi juga memberi dampak sosial yang nyata.

Pendekatan terhadap anak-anak melalui pendidikan, literasi, dan keterlibatan aktif adalah bagian dari strategi keberlanjutan untuk masyarakat.

Baca Juga: Transaksi QRIS Antar Negara di Livin’ by Mandiri Melejit, Tembus Rp49,16 Miliar dalam Lima Bulan

“Kami selalu berupaya terus melibatkan komunitas lokal di kawasan ITDC sebagai ekosistem yang ramah anak. Bagi kami, membangun pariwisata berkelanjutan artinya juga membangun masa depan yang aman dan penuh harapan untuk generasi penerus bangsa,” tutup Ari.***

Halaman:

Tags

Terkini