Meskipun masih sedikit di bawah target okupansi semester I sebesar 74,33%, tren pertumbuhan bulanan memberikan sinyal positif untuk semester II.
Baca Juga: ITDC Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Kota Mataram
Sebagai perbandingan, pada 2024 The Nusa Dua mencatat total 3,20 juta kunjungan dengan rata-rata okupansi 76,56%.
Dengan capaian paruh pertama 2025 yang sudah menembus 1,66 juta kunjungan, peluang mengejar atau bahkan melampaui kinerja tahunan sangat terbuka.
Optimisme ini diperkuat oleh deretan acara bergengsi yang akan digelar pada paruh kedua tahun, seperti International Leprosy Congress 2025, The Big Bounce, dan Nusa Dua Festival 2025, yang diproyeksikan akan meningkatkan okupansi serta memperluas eksposur kawasan.
Baca Juga: ITDC dan Poltekpar Lombok Perkuat SDM Desa Prabu lewat Program EDUKARSA
The Mandalika: Tumbuh Selektif di Tengah Pengembangan
Sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination, The Mandalika terus membangun fondasi pasarnya melalui sport tourism.
Hingga akhir Juni 2025, kawasan ini mencatat 573.057 kunjungan, menunjukkan geliat yang menjanjikan di tengah proses pengembangan.
Baca Juga: MGPA dan ITDC Audiensi dengan BPS NTB, Bahas Dampak Ekonomi dari Event di The Mandalika
Okupansi hotel secara keseluruhan tercatat sebesar 39%.
Namun, performa unggul tampak pada beberapa tenant seperti Hotel Montana dengan okupansi 82,31% di Mei dan 77% di Juni, serta JM Hotel dengan 73,60% dan 78% pada periode yang sama.
Sementara Pullman Lombok Mandalika dan Novotel Lombok mencatat rata-rata okupansi masing-masing 29,09% dan 43,54%.
Data ini menunjukkan bahwa daya tarik Mandalika mulai terbentuk, khususnya di segmen event dan leisure premium.