Untuk segmen Wholesale and International, pendapatan tercatat Rp9,7 triliun, tumbuh 4,7% YoY, seiring dengan meningkatnya performa bisnis infrastruktur digital dan layanan suara internasional.
Infranexia Siap Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Baca Juga: Telkom Akses Luncurkan LENSA-PRO, Aplikasi untuk Perkuat Transformasi Digital Proyek Konstruksi
Telkom juga mencatat kemajuan signifikan dalam persiapan Infranexia, entitas fiber infrastructure milik TelkomGroup, untuk memasuki fase realisasi nilai.
Infranexia diposisikan sebagai platform pertumbuhan strategis, dengan mandat meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas, sekaligus mendukung agenda konektivitas nasional.
Mitratel Tambah Menara, Jaga Posisi Pemimpin Industri
Baca Juga: Telkom Gelar Culture Festival TelkomGroup 2025: Langkah Cepat, Tumbuh Bersama
Anak usaha Telkom lainnya, Mitratel, meraih pendapatan Rp4,6 triliun, naik 2,2% YoY.
EBITDA tercatat Rp3,9 triliun dan laba bersih Rp1,1 triliun, dengan margin EBITDA 84% dan margin laba bersih 23,8%.
Sepanjang semester I 2025, Mitratel menambah 378 menara, menjadikan total menara yang dikelola sebanyak 39.782.
Perusahaan juga menambah 1.039 tenant baru, dengan total tenant menjadi 60.907 dan meningkatkan tenancy ratio ke angka 1,53x.
Selain itu, Mitratel memperluas jaringan serat optik sepanjang 3.408 km, sehingga total panjangnya kini 54.447 km.
Data Center & Cloud Dorong Layanan Masa Depan
Baca Juga: BSI dan Telkom Akses Bersinergi Dukung Pembiayaan Mitra Telekomunikasi