Kegiatan ini juga mencakup uji coba mesin pakan dan penebaran pelet apung hasil produksi ke kolam-kolam kelompok.
Baca Juga: PEP Prabumulih Tingkatkan Pasokan Gas Domestik dengan Sumur Baru
Mesin produksi pakan tersebut memiliki kapasitas mencapai 1 ton pelet per hari, yang akan menjadi elemen kunci dalam mendukung pertumbuhan 60.000 bibit ikan lele dan nila.
Inovasi ini tak hanya membantu menekan biaya produksi, tapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan kelompok hingga 50%, sekaligus mendorong terciptanya rantai usaha lokal yang berkelanjutan.
Program Tanjung Bulan BERSINAR membuka jalan baru bagi masyarakat desa untuk lebih berdaya dan produktif melalui kolaborasi yang terstruktur dan inklusif.
Dengan semangat keberlanjutan, PEP Prabumulih Field menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan masyarakat dalam setiap langkah pembangunan.
Setiap intervensi yang dilakukan ditujukan untuk membawa manfaat jangka panjang yang benar-benar dirasakan oleh warga desa.***