“Melalui AJP, kami ingin memberikan penghargaan kepada para jurnalis yang berperan penting dalam menyampaikan informasi terkait energi, keberlanjutan serta transformasi Pertamina kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Baca Juga: Telaga Tersembunyi nan Sejuk di Banjaran Bandung, 'Situ Cimeuhmal' Masuknya Gratis!
Sementara itu, Bagja Mahendra dari Media Communication PT Pertamina (Persero) yang juga menjadi narasumber, menjelaskan tentang dasar-dasar AJP Hack dan Asta Cita dalam penjurian AJP.
"Rekan-rekan media dari Maluku hingga Papua pasti sudah menguasai hal-hal teknis terkait AJP, tapi saya akan berbagi tips dengan rekan-rekan media untuk mengedepankan relevansi tema, standar keselamatan (HSSE), dampak positif, kedalaman riset, pemilihan diksi yang mudah dipahami dan terangkum dalam Asta Cita," tegas Bagja.
Ia menjelaskan bahwa AJP 2025 terbuka bagi seluruh jurnalis, baik dari media online, cetak, maupun elektronik.
Baca Juga: Pelita Air Siap Terbang ke Luar Negeri, Rute Internasional Perdana Diluncurkan
Karya yang dikirim harus sudah tayang di media massa selama periode 1 November 2024 sampai 31 Oktober 2025. Tidak ada batasan jumlah karya yang dapat dikirim. Informasi lengkap bisa diakses di www.pertamina.com/id/ajp-home.
“Tentu kesempatan terbuka lebar untuk semua rekan-rekan media, tidak terkecuali dari Maluku-Papua."
"Kami mengajak para jurnalis untuk mengirimkan karya-karya terbaik yang berkaitan dengan Pertamina, bukan tidak mungkin juara Best of The Best berasal dari wilayah Maluku-Papua,” tutupnya.
***