Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama PETRONAS Chemicals Group Berhad (PCG) menegaskan kembali kemitraan strategis mereka melalui penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman (MoU).
Kesepakatan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan regional, sekaligusmendorong hilirisasi industri pupuk dan petrokimia di Indonesia.
Lingkup kerja sama mencakup eksplorasi potensisinergi dari pasokan urea dan amonia, transfer pengetahuan teknis dan operasional, hingga penguatan tata kelola perusahaan di bidang Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan (HSE).
Baca Juga: BUMN Perumnas Buka Magang QHSE Staff untuk Mahasiswa Teknik, Cek Syaratnya!
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sektor pupuk dan petrokimia nasional agar lebih berkelanjutan, efisien, dan siap menjawab tantangan kebutuhan pangan di kawasan.
Tak hanya itu, sinergi ini juga menunjukkan komitmen Pupuk Indonesia dalam memperkuat rantai pasok pupuk di Asia Tenggara, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.
“Kolaborasi kali ini memperluas ruang sinergi, tidak hanya mencakup pasokan produk, tetapi juga pengembangan kapasitas, transfer teknologi, serta eksplorasi proyek hilirisasi.
Baca Juga: Promo Sampai 23 Agustus! Bus Langsung Bandung–Bandara Soetta Cuma Rp150 Ribu
"Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hilirisasi industri nasional serta peningkatan kehandalan operasional pabrik pupuk,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi saat acara penandatanganan kelanjutan kerja sama di Jakarta, Kamis, (31/7/2025).
Selain itu, kedua perusahaan juga menyepakati studi kelayakan bersama (Joint Feasibility Study Agreement) untuk pengembangan teknologi pabrik metanol guna memperkuat hilirisasi industri petrokimia di Indonesia.
Metanol sendiri merupakan komoditas bernilai tinggi yang memiliki pasar luas dan menjadi bagian strategis dari ekspansi, serta diversifikasi usaha non-pupuk Pupuk Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga: Brantas Abipraya Dukung Ketahanan Pangan Lewat Program Peternakan Sapi Perah Komunal di Jombang
Nantinya, pengembangan metanol di dalam negeri diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan mendorong kemandirian energi nasional.
Di sisi lain, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing Pupuk Indonesia sebagai pemain utama industri pupuk dan petrokimia di kawasan Asia Tenggara.