rilis-bumn

Kunjungan Wamen Fahri Hamzah ke Krakatau Steel, Dorong Sinergi Baja untuk Wujudkan Program 3 Juta Rumah Rakyat

Rabu, 6 Agustus 2025 | 12:00 WIB
Wamen Fahri Hamzah kunjungi Krakatau Steel, dorong peran strategis industri baja dalam program 3 juta rumah rakyat. Dukungan penuh pun disampaikan perusahaan. (Dok. Krakatau Steel)

Program berikutnya yang disampaikan adalah pengembangan kawasan yang memperoleh alokasi dana sekitar Rp20–22 miliar per kawasan.

Baca Juga: Pulau Tersembunyi di Halmahera Tengah, Inilah Pesona Moor yang Bikin Takjub

Program ini fokus pada pembangunan infrastruktur dasar seperti instalasi pengolahan air limbah terpadu, jaringan air bersih, dan pembangunan rumah-rumah pesisir yang menyesuaikan dengan kearifan lokal.

“Rumah pesisir itu seharusnya rumah panggung, bukan rumah beton biasa. Kita belajar dari arsitektur masyarakat Bugis. Krakatau Steel bisa membangun contoh rumah panggung baja yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

Skema ketiga yang ditekankan adalah pembangunan hunian vertikal di wilayah perkotaan. Tujuan utamanya adalah mengatasi kawasan kumuh, dengan dukungan sistem pengolahan air dan sanitasi modern.

Baca Juga: Pertamina Nyalakan Harapan di Ujung Papua, Kampung Adat Malasigi Kini Berdikari Energi

“Kalau KS bisa menghasilkan teknologi water treatment murah dan berkualitas, maka bukan hanya baja, tapi sanitasi nasional pun akan diselamatkan,” kata Wamen Fahri.

Wamen Fahri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia mencontohkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah menganggarkan Rp22 triliun untuk 1.000 kawasan pesisir.

“KKP juga bisa jadi mitra strategis Krakatau Steel. Rumah apung, rumah panggung pesisir, dan bangunan tangguh iklim akan sangat dibutuhkan. Potensi pasarnya besar,” tegasnya.

Baca Juga: Fitur Tender Kilat PaDi UMKM Permudah Pengadaan Perusahaan Secara Cepat dan Transparan

Sebagai langkah konkret, Wamen Fahri menyarankan agar Krakatau Steel segera membangun showcase rumah berbasis teknologi baja yang dapat dijadikan model nasional.

"Jangan tunggu-tunggu. Ini waktunya KS menjadi pusat percontohan nasional, tempat pemda, BUMN, dan CSR datang melihat langsung bagaimana rumah rakyat masa depan dibangun."

"Swasembada papan adalah mandat sejarah, dan Krakatau Steel berada di garis depan," tuturnya.

Baca Juga: Cokelat Buatan Indonesia, Ada yang Sudah Menembus Pasar Internasional

Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, menyampaikan komitmen penuh perusahaan dalam menyukseskan agenda besar pemerintah.

Halaman:

Tags

Terkini