Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, kembali menorehkan prestasi dengan membawa pulang enam penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2025.
Acara penghargaan ini digelar pada Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Hotel Aryaduta, Jakarta.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan PHE dalam menjalankan transformasi digital serta inovasi dalam proses bisnis dan operasional.
Baca Juga: Selain Padel, Ini Jenis Olahraga Baru yang Populer dan Banyak Peminatnya
Upaya tersebut telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan dan pelayanan kepada mitra bisnis serta para pemangku kepentingan.
Dalam IDTI Awards 2025, PHE menerima tiga penghargaan bergengsi dengan predikat Diamond. Ketiga kategori tersebut adalah “Best AI & Automation Initiatives of The Year”, “Best Digital Upskilling & Reskilling of The Year 2025”, dan “Best Overall Digital Transformation of The Year 2025”.
Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada individu di jajaran manajemen PHE. Direktur SDM & Penunjang Bisnis PHE, Eri Sulistyo Sutikno, menerima penghargaan sebagai “Best CIO/CTO in Digital Transformation of The Year 2025”.
Baca Juga: AdMedika Sabet Dua Penghargaan Emas di Ajang Contact Center World Awards Asia Pasifik 2025
Sementara itu, Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, dianugerahi “Best CEO in Digital Transformation of The Year 2025”.
Sedangkan Vice President Information Technology (VP IT) PHE, Akbar Yudha Putera, meraih penghargaan “Best Transformation Execution & Implementation Leader of The Year 2025”.
Penghargaan ini diberikan oleh penyelenggara sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Direksi dan Manajemen PHE dalam mendorong kemajuan teknologi di sektor teknologi informasi perusahaan.
Baca Juga: Pertamina Umumkan 540 Mahasiswa Terpilih sebagai Penerima Beasiswa Sobat Bumi 2025
Akbar Yudha Putera menjelaskan bahwa digitalisasi di PHE merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mendukung ketahanan energi nasional.
"Kami terus mendorong peningkatan teknologi digital, salah satunya melalui sentralisasi data center sebagai fondasi untuk pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan seperti cloud computing," jelasnya.