rilis-bumn

DAMRI Dorong Wisata Horor Bali, Budaya Tetap Lestari dan Ekonomi Lokal Bangkit

Jumat, 8 Agustus 2025 | 12:00 WIB
DAMRI hadirkan rute wisata horor Bali dengan tarif terjangkau, dukung pelestarian budaya dan dorong ekonomi lokal berbasis komunitas. (Dok. DAMRI)

Kabar BUMN – DAMRI turut mengambil peran dalam memperluas penyebaran budaya Bali serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui operasional trayek wisata horor di Bali.

Jalur wisata ini meliputi rute Trunyan – Kedisan – Bayung Gede – Tenten (PP), yang memperkenalkan sisi lain dari keunikan Pulau Dewata.

Hadirnya layanan bus DAMRI dengan tarif terjangkau, yakni Rp5.000 untuk pelanggan umum dan Rp2.500 bagi pelajar, memberikan akses yang mudah menuju desa-desa adat.

Baca Juga: Dorong Melek Finansial Pelajar, Bank Mandiri Perluas Inisiatif SimPel Sambut HUT RI ke-80

Bus ini tersedia dengan jadwal reguler setiap 30 menit, memudahkan masyarakat lokal dan wisatawan untuk menjangkau lokasi budaya seperti Desa Trunyan.

Wilayah ini dikenal dengan tradisi pemakaman terbuka yang menjadi warisan budaya Bali. Dengan layanan ini, wisatawan berkesempatan mengalami langsung interaksi budaya bersama masyarakat setempat.

Menurut Head of Corporate Communication DAMRI, Atikah Abdullah, layanan ini menjadi kesempatan DAMRI dalam mempertemukan masyarakat dengan pengalaman wisata antara keindahan alam dan kekayaan budaya.

Baca Juga: 3 Rute Hiking Mudah di Sekitar Bandung Jika Ingin Mengajak Anak Olahraga di Alam

Ia menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2024, DAMRI telah melayani lebih dari 30.000 penumpang untuk trayek tersebut, terdiri dari wisatawan lokal dan mancanegara.

"Selain memperkuat promosi budaya, layanan DAMRI juga membawa dampak positif bagi ekonomi daerah."

"Peningkatan jumlah wisatawan yang lebih mudah datang ke destinasi desa adat dan wisata horor mendorong tumbuhnya usaha lokal seperti jasa pemandu, penginapan, kuliner, dan oleh-oleh."

Baca Juga: PHI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Laporan Keberlanjutan 2024

"Arus kunjungan yang lebih besar membuka peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi pariwisata berbasis komunitas," lanjutnya.

DAMRI hadir bukan hanya sebagai penyedia transportasi, tetapi juga menjadi jembatan antara budaya dan ekonomi lokal.

Halaman:

Tags

Terkini