rilis-bumn

Dukung Asta Cita, Brantas Abipraya Genjot Proyek Irigasi di Empat Provinsi

Jumat, 8 Agustus 2025 | 14:30 WIB
Brantas Abipraya mempercepat proyek irigasi di empat provinsi untuk dukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. (Dok. Brantas Abipraya)

Di Sulawesi Selatan, cakupan proyek mencapai delapan kabupaten: Bone, Enrekang, Maros, Pinrang, Wajo, Soppeng, Sidrap, dan Bulukumba.

Baca Juga: Sinergi BUMN untuk Laut Lestari, Brantas Abipraya Tanam Ribuan Terumbu Karang

Lahan irigasi yang dilayani seluas 11.801 hektar, dengan pekerjaan meliputi perbaikan bangunan, pengadaan serta pemasangan pintu air, dan normalisasi jaringan yang rusak.

Provinsi Lampung menjadi wilayah berikutnya dengan layanan irigasi seluas 10.795 hektar di empat kabupaten, yakni Lampung Timur, Lampung Tengah, Mesuji, dan Tulang Bawang.

Proyek meliputi perancangan, normalisasi saluran, rehabilitasi bangunan serta pintu air, hingga penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi.

Baca Juga: Tol Probolinggo–Banyuwangi Segera Tersambung, Brantas Abipraya Ikut Akselerasi

Sementara di Bangka Belitung, rehabilitasi jaringan irigasi mencakup tiga kabupaten: Bangka, Bangka Barat, dan Bangka Selatan.

Proyek ini menyasar 16 Daerah Irigasi (DI) dan Daerah Irigasi Rakyat (DIR) dengan total layanan 3.083 hektar.

Pekerjaan meliputi normalisasi jaringan sepanjang 13,6 kilometer, perbaikan 33 unit bangunan air, dan pemasangan 124 unit pintu air.

Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun Akses Baru Pelabuhan Priok, Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Proyek-proyek yang digarap Brantas Abipraya ini tidak hanya mendongkrak hasil pertanian, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi ratusan warga di daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.

Menurut Dian, langkah ini menjadi kontribusi nyata BUMN konstruksi tersebut dalam mendukung prioritas pembangunan nasional serta cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

“Lewat proyek ini, Brantas Abipraya berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi memenuhi kebutuhan dasar sektor pertanian, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan merata di berbagai pelosok Indonesia.

Baca Juga: Brantas Abipraya Wujudkan Dukungan pada KITB Lewat Pembangunan Terminal Multipurpose Batang

"Komitmen ini pun sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, dimana infrastruktur menjadi pilar penting dalam membangun masa depan yang tangguh dan berdaya saing global,” tutup Dian Sovana.***

Halaman:

Tags

Terkini