rilis-bumn

Hutama Karya Uji Kelayakan Tol Tempino–Ness, Pangkas Waktu Tempuh Palembang–Jambi Jadi 2,5 Jam

Jumat, 8 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Hutama Karya gelar Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) untuk Tol Tempino–Ness pada Rabu–Jumat (6–8/8/2025). (Dok. Hutama Karya)

Pemeriksaan meliputi kelayakan konstruksi, fasilitas pendukung, administrasi, hingga manajemen lalu lintas.

Proses ini melibatkan Direktorat Jenderal Bina Marga, penyelenggara jalan, pengatur lalu lintas, Korlantas Polri, serta regulator jalan tol nasional.

Baca Juga: Siap Berkarier di BUMN? Magang di Hutama Karya sebagai Mind & Culture Intern Bisa Jadi Langkah Awal!

Pemeriksaan teknis di lapangan mencakup kondisi struktur jalan utama, bahu jalan, sistem drainase, rambu keselamatan, hingga kelengkapan dokumen administratif untuk sertifikasi pengoperasian.

Saat ini, perjalanan Palembang–Jambi sejauh 277 km melalui Jalan Lintas Sumatra memakan waktu 8–9 jam.

“Jika sudah beroperasi penuh nantinya, kehadiran Tol Betung–Tempino–Jambi akan memangkas waktu tempuh dari Palembang ke Jambi menjadi hanya 2,5–3 jam saja,” imbuh Adjib.

Baca Juga: Hutama Karya Tuntaskan Bendungan Meninting, Perkuat Sektor Air, Pangan, dan Energi di NTB

Sebelumnya, Seksi 3 Tol Betung (Sp Sekayu)–Tempino–Jambi, yakni Bayung Lencir–Tempino, telah beroperasi penuh.

Dengan hadirnya Seksi 4 Tempino–Ness, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Jambi serta Sumatra Selatan akan semakin lancar.

Waktu tempuh Jambi–Betung akan berkurang dari lebih empat jam menjadi sekitar dua jam.

Baca Juga: Hutama Karya–KAKAK Dorong Surakarta Menuju Kota Layak Anak

Khusus perjalanan dari Bayung Lencir (batas Sumatra Selatan) ke Sp Ness di Jambi, durasi akan menyusut drastis dari sekitar tiga jam menjadi hanya 45 menit.

“Manfaat utama tol ini bukan hanya meningkatkan efisiensi perjalanan dan menurunkan biaya logistik, tapi juga daya saing kawasan industri sekitar.

"Melalui pengujian ini, Hutama Karya memastikan jalan tol benar-benar memenuhi standar keselamatan dan memberikan dampak nyata bagi sektor transportasi dan perekonomian regional,” tegas Adjib.

Baca Juga: Hutama Karya Tingkatkan Pengendalian Lingkungan di Proyek Gedung Kanker RSUP Dr. Kandou Manado

Halaman:

Tags

Terkini