Misalnya, di Tokyo pada 11 Mei 2025, lebih dari 230 PMI diberdayakan dengan materi Entrepreneur Mindset dan literasi keuangan mendalam.
Sementara di Kuala Lumpur pada 2 Agustus 2025, sebanyak 125 PMI mendapatkan pelatihan digitalisasi, pemasaran digital, serta pengenalan aplikasi MandiriRemit guna mendukung inklusi dan percepatan ekonomi.
“Bank Mandiri menilai kewirausahaan sebagai fondasi kemandirian ekonomi dalam negeri.
"Karena itu, Bank Mandiri merancang ekosistem pembinaan yang menyatukan pelatihan, digitalisasi, dan akses pasar agar wirausaha Indonesia mampu tumbuh lebih cepat, menjangkau lebih luas, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat untuk Indonesia Maju,” pungkas Ashidiq.***