rilis-bumn

PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Positif di Semester I 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 | 19:00 WIB
PTP Nonpetikemas mencatat pertumbuhan throughput 6,05% di Semester I 2025, didorong modernisasi terminal dan peningkatan arus barang di berbagai cabang. (Dok. PTP Nonpetikemas)

Kabar BUMN — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus memacu performa operasionalnya demi meraih target throughput tahun 2025.

Mengandalkan layanan terintegrasi dan teknologi terkini, perusahaan ini optimistis mampu meningkatkan arus barang secara signifikan sepanjang tahun.

Tahun ini, PTP Nonpetikemas membidik throughput sebesar 53,5 juta ton/m³.

Baca Juga: Nama Agus Merapat! TMII Kasih Tiket Gratis & Diskon Spesial Agustus 2025

Untuk mewujudkan target tersebut, berbagai langkah strategis ditempuh, antara lain modernisasi terminal, kolaborasi langsung dengan pemilik kargo dan pelaku logistik, penyediaan Port Management Service berbasis Planning & Control terintegrasi melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), serta penguatan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment).

Hingga akhir Juni 2025, tercatat realisasi throughput sebesar 22.401.788 ton/m³, tumbuh 6,05% dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar 21.124.424 ton/m³.

Kontribusi arus barang tersebut terbagi menjadi empat kategori kemasan utama, yakni Curah Kering 45%, General Cargo 27%, Curah Cair 22%, dan Bag Cargo 6%.

Baca Juga: SPHP BULOG Tekan Harga Gabah dan Beras Menjelang HUT RI ke-80

Sepanjang Semester I 2025, sejumlah cabang mencatat peningkatan throughput yang signifikan.

Pada General Cargo, tiga cabang teratas adalah Tanjung Priok 4.633.805 ton/m³ (naik 29,81% dari 2024), Banten 416.430 ton/m³ (naik 20,73%), dan Pangkal Balam 29.386 ton/m³ (naik 26,29%).

Untuk Bag Cargo, Teluk Bayur membukukan 398.265 ton/m³ (naik 59,32%), Tanjung Pandan 248.785 ton/m³ (naik 12,61%), dan Tanjung Priok 62.304 ton/m³ (naik 15,86%).

Baca Juga: Pertamina Bagikan Seribu Seragam Sekolah, Tebar Semangat di Bulan Kemerdekaan

Pada Curah Cair, Jambi meraih 532.061 ton/m³ (naik 69,64%), Teluk Bayur 1.441.073 ton/m³ (naik 11,11%), dan Panjang 434.661 ton/m³ (naik 33,46%).

Sementara Curah Kering mencatat lonjakan besar di Pontianak 965.592 ton/m³ (naik 691%), Cirebon 1.659.230 ton/m³ (naik 18,57%), dan Pangkal Balam 150.347 ton/m³ (naik 77,03%).

Halaman:

Tags

Terkini