“Dengan dukungan dan pembinaan berkelanjutan, sejumlah mitra binaan Pertamina berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Ini membuktikan kualitas produk UMKM kita sangat kompetitif di pasar global,” ujar Fadjar.
Pertamina, imbuh Fadjar, telah memiliki program unggulan dalam pembinaan UMKM seperti UMK Academy yang dirancang sebagai sebagai wadah pembinaan UMKM agar kompetitif.
Pertamina juga membuka akses permodalan yang mudah dan terjangkau untuk mendongkrak produktivitas.
Baca Juga: Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih, 58 Keluarga di Minas Jaya Kini Punya Akses Layak
Pada sisi pemasaran, Pertamina telah menyediakan Pertamina SMEXPO sebagai instrumen pemasaran produk unggulan UMKM agar bisa menembus pasar lebih luas hingga ke pasar internasional.
“UMKM adalah salah satu tulang punggung ekonomi nasional yang tangguh menghadapi tantangan zaman. Pertamina sendiri telah membina lebih dari 66 ribu pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” imbuh Fadjar.
Program pembinaan Pertamina mendapat sambutan positif pelaku usaha seperti Kainnesia dan Glory Nine Degrees, pelaku UMKM yang bergerak di sektor fashion dan kerajinan, yang kini telah mengukir prestasi di kancah global.
Baca Juga: Jelang HUT ke-80 RI, Program SPHP BULOG Tunjukkan Hasil, Harga Pangan Sudah Terkendali
Nur Salam, Founder dan CEO Kainnesia menyatakan bahwa dukungan yang diberikan Pertamina kepada produknya sangatlah besar.
Mulai dari pendanaan, pendampingan intensif di bidang pemasaran, hingga diikutsertakan dalam pameran di dalam, maupun luar negeri.
Di antaranya Jogja Fashion Week, Inacraft, dan Trade Expo Indonesia, yang berhasil mempertemukan mereka dengan pembeli dari Malaysia dan sejumlah negara lain.
Baca Juga: HUT ke-80 RI, Naik LRT Jabodebek Tarif Flat Rp80 Selama 17-18 Agustus 2025
“Kami dibina mulai dari proses marketing, produksi, hingga manajemen usaha. Dampak positifnya sangat terasa,” bebernya pada ajang Pertamina SMEXPO, Rabu, 13 Agustus 2025.