Kabar BUMN - Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Melalui layanan pengeboran terintegrasi dari hulu hingga hilir, perusahaan ini berperan penting dalam memastikan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia.
Saat ini, Pertamina Drilling mengoperasikan 53 rig di berbagai wilayah kerja, yang terdiri dari 49 unit land rig, 2 unit offshore WO rig, dan 2 unit jack-up rig.
Baca Juga: Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih, 58 Keluarga di Minas Jaya Kini Punya Akses Layak
Operasi tersebut menjadi wujud kontribusi nyata terhadap produksi migas nasional.
Selain itu, perusahaan juga menjalankan layanan end-to-end well construction, meliputi rig services, associated drilling, general services, hingga dukungan teknis lainnya.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan ke-80 RI menjadi pengingat penting tentang arti kemandirian energi bagi bangsa.
Baca Juga: STI 2025: Pertamina Drilling Pamerkan Rig Merah Putih untuk Dorong Swasembada Energi Nasional
“Kami bangga menjadi bagian dari ekosistem energi nasional.
"Pertamina Drilling hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa pengeboran, tetapi juga sebagai mitra strategis bangsa dalam memastikan keberlanjutan energi untuk generasi mendatang,” ujar Avep.
Selain fokus pada operasi teknis, Pertamina Drilling juga membangun kualitas sumber daya manusia melalui Indonesia Drilling Training Center (IDTC) di Mundu, Indramayu, Jawa Barat.
Pusat pelatihan ini memiliki standar internasional dan bahkan pada tahun 2024 telah menerima peserta dari luar negeri, yakni para Ahli Pemboran Migas dari Tanzania, Namibia, dan Timor Leste.
Dengan dukungan lebih dari 9.000 tenaga kerja terampil serta teknologi mutakhir, Pertamina Drilling terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor hulu migas Indonesia.