rilis-bumn

HUT ke-80 RI Jadi Momentum, Apa Saja Proyek Pertamina yang Siap Mengubah Masa Depan Energi Nasional?

Minggu, 17 Agustus 2025 | 14:45 WIB
Pertamina tegaskan komitmennya di HUT ke-80 Republik Indonesia lewat proyek energi bertajuk Energi Merah Putih Indonesia Maju, demi swasembada energi bangsa.

SAF menjadi bahan bakar rendah emisi bersertifikat internasional pertama di Asia Tenggara, kebanggaan bagi Indonesia dan sektor penerbangan nasional.

Baca Juga: Sarinah Festiloka Kemerdekaan: Rayakan HUT ke-80 RI dengan Perpaduan Seni, Budaya, dan Kuliner Nusantara

Pada Agustus 2025 ini, SAF berbahan baku minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) akan diuji coba pada penerbangan komersil Pelita Air.

Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang berhasil memproduksi SAF secara komersial.

Pertamina telah mengumpulkan 59.700 liter UCO dari 1.750 warga masyarakat di 10 titik pengumpul. Hal tersebut membuktikan berjalannya ekonomi sirkuler bagi masyarakat.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Suplai BBM ke SPBU Manggarai Aman, Distribusi Berjalan 24 Jam

Proyek ketiga, dukungan Pertamina pada Proyek Pengembangan Industri Baterai Terintegrasi dengan kapasitas produksi 6,9 GWh per tahun pada tahap pertama.

Proyek kerja sama dengan sejumlah mitra ini berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

Proyek yang menyerap ribuan tenaga kerja ini ditargetkan beroperasi secara komersial pada tahun 2026.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-80 RI dengan Ucapan Inspiratif untuk Unggahan di Berbagai Media Sosial

Proyek ini juga memberikan dampak terhadap PDB nasional, pendapatan daerah, serta meningkatkan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Proyek lainnya, Pembangunan Infrastruktur Pipa Transportasi Minyak Cikampek – Plumpang.

Pembangunan pipa BBM sepanjang 96 km ini merupakan bagian dari jaringan distribusi utama dari Kilang Balongan ke Plumpang, yang menyalurkan sekitar 4,6 juta kiloliter BBM per tahun.

Baca Juga: ITDC Semarakkan HUT ke-80 RI dengan Nuansa Merah Putih dan Bina Lingkungan di Seluruh Kawasan

Infrastruktur ini sangat vital untuk menjamin keandalan pasokan BBM ke wilayah Jawa Barat dan Jakarta, yang menyerap sekitar 30% konsumsi nasional.

Halaman:

Tags

Terkini