Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Suplai BBM ke SPBU Manggarai Aman, Distribusi Berjalan 24 Jam
Dari proses pematangan struktur hingga tajak, seluruh tahapan hanya memakan waktu satu tahun.
“Pengeboran ini membuktikan akumulasi hidrokarbon berupa gas pada bagian dalamnya dan juga mendapatkan tambahan cadangan berupa minyak pada bagian dangkalnya,” katanya.
Sri juga mengapresiasi kerja keras tim yang berhasil menjalankan operasi tanpa kecelakaan dengan lebih dari 243 ribu jam kerja selamat.
Baca Juga: HUT ke-80 RI, Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
Direktur Utama PHI Sunaryanto menyampaikan apresiasi atas temuan di Lapangan Sembakung Deep ini. Ia berharap agar sumur ini segera bisa dimonetisasi karena fasilitas pendukung sudah tersedia.
“Di PHI, kami percaya bahwa investasi hulu migas, baik eksplorasi maupun eksploitasi, sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan produksi migas Perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi."
"Pengeboran eksplorasi SBKD-001 ini merupakan bentuk komitmen tersebut,” ungkapnya.
Menurut Sunaryanto, kegiatan eksplorasi dijalankan untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, dan meningkatkan produksi migas Perusahaan guna menjaga keberlanjutan produksi nasional dari Kalimantan.
“Keberhasilan dalam kegiatan eksplorasi di Lapangan Sembakung ini akan mendukung keberlanjutan produksi migas nasional dari wilayah Kalimantan dan diharapkan akan menghasilkan dampak berganda berupa penyediaan energi bagi kegiatan industri dan ekonomi masyarakat."
"Penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan bisnis lokal, pendapatan pemerintah, serta keberlanjutan pembangunan Indonesia,” tambahnya.
***