Hal ini sejalan dengan target Waskita yang menargetkan pembayaran melalui monthly payment. “Dengan monthly payment arus kas Waskita berjalan dengan lancar,” jelas Ermy.
Baca Juga: Perpanjang Kolaborasi dengan USAID SINAR, Pertamina Perkuat Komitmen Keberlanjutan
Salah satu dari proyek yang didapat Waskita yaitu proyek di Luar Negeri, proyek pembangunan Bandara Suai dan Jalan Sakato – Noefafan yang rampung pada 2020.
“Setelah itu Waskita juga memperoleh proyek pekerjaan Bandara Internasional President Nicolau Lobato yang ada di Timor Leste dengan total nilai kontrak Rp1,1 Triliun. Dan tahun 2022 Waskita kembali dipercaya Pemerintah Timor Leste untuk mengerjakan proyek Jalan Noefefan - Oenuno di Oé-Cusse, Timor Leste senilai 22,1 juta dolar AS atau setara dengan Rp 322 Milliar,” tutup Ermy.
Waskita berkomitmen untuk menyelesaikan proyek - proyek yang sedang dikerjakan dengan tepat waktu dan selalu menjunjung tinggi Quality, Health, Safety and Environment (QHSE).
Baca Juga: PLN Operasikan Pembangkit Hijau PLTM Kanzy
Waskita juga bertekad untuk menjadi kontraktor terkemuka dengan pengembangan ESG yang maju dengan membangun ekosistem yang berkelanjutan dengan kualitas tinggi, prudent serta melalui implementasi QSHE yang ketat.***