Kabar BUMN – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) lewat anak usahanya, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), kembali menggelar ajang internasional NeutraDC Summit 2025.
Memasuki edisi ketiga, pertemuan prestisius ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus 2025 di Mulia Resort, Bali, dengan mengusung topik besar “AI Collaboration”.
Sebagai forum strategis di kawasan Asia Pasifik, NeutraDC Summit menjadi titik temu penting bagi para pemimpin industri, regulator, pelaku teknologi, investor, hingga komunitas global.
Baca Juga: Tiga Rute Unggulan Hadir dengan Kereta Wisata Priority Selama Agustus 2025
Acara ini memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk mendiskusikan arah transformasi infrastruktur digital, tata kelola data, serta perkembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI).
Tema AI Collaboration menyoroti kebutuhan krusial menghadapi era AI yang semakin kompleks.
Tantangan yang dihadapi kini bukan hanya soal infrastruktur fisik seperti lahan dan energi, tetapi juga kemampuan membangun kolaborasi lintas batas.
Baca Juga: PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 2.821 Keluarga Prasejahtera di Momen HUT ke-80 RI
Melalui NeutraDC, Indonesia mengambil posisi strategis sebagai penggerak terbentuknya ekosistem AI yang terintegrasi, inklusif, serta mampu bersaing di tingkat global.
“Tahun ini, fokus kami semakin tajam tentang bagaimana membangun ekosistem AI itu sendiri," kata CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F.
"Kami percaya, kolaborasi adalah kunci untuk memastikan AI berkembang bukan hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat, memperkuat daya saing Indonesia, dan mengakselerasi ekonomi digital kawasan,” jelasnya.
Baca Juga: Pertamina Dorong Literasi Energi Lewat Sosialisasi Anugerah Jurnalistik 2025 di Aceh
NeutraDC Summit 2025 menghadirkan para ahli dan praktisi terkemuka yang akan berbagi insight, pengalaman, dan solusi terkait isu-isu strategis dalam perkembangan teknologi.
Beberapa topik besar yang akan menjadi sorotan antara lain bagaimana mempercepat pengembangan ekosistem AI dari hulu ke hilir, mendesain data center yang siap menghadapi era AI dengan memperhatikan resiliensi serta kebijakan.