rilis-bumn

PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan Atas Inovasi Peremajaan Sawit Rakyat di Riau

Jumat, 29 Agustus 2025 | 14:30 WIB
PTPN IV PalmCo raih penghargaan atas program PSR dan intercropping padi di Riau, bukti komitmen kuat memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. (Dok. PTPN)

Selain itu, pendekatan padat karya atau Cash for Works juga diterapkan agar petani plasma tetap memiliki pendapatan selama masa tanam belum menghasilkan (TBM).

Baca Juga: 5 Jajanan Pasar Khas Manado, Varian Gurih Banyak yang Berisi Ikan

Langkah ini tidak hanya menopang ekonomi petani, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai praktik budidaya sawit yang baik, mulai dari teknik peremajaan hingga panen sesuai standar industri.

"Petani dilatih secara langsung tentang praktik budidaya sawit yang baik, dari teknik peremajaan hingga panen berstandar industri," tambahnya.

Gusmar menegaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan lebih dari 2 juta batang bibit unggul bersertifikat kepada petani untuk mengatasi persoalan bibit sawit palsu.

Baca Juga: PHR Catat Rekor Baru, Alirkan Minyak dari 70 Sumur Baru Sepanjang Bulan Juli 2025

“Di saat banyak pihak menutup kran distribusi bibit unggul, kami justru membukanya lebar-lebar. Ini adalah wujud nyata bagi kami untuk dapat berkontribusi meningkatkan produktivitas petani secara berkelanjutan," jelasnya.

Tidak berhenti di sana, dalam setahun terakhir PTPN IV Regional III juga melaksanakan program intercropping padi Gogo di area PSR. Program ini memberi peluang petani memanfaatkan lahan sawit muda yang belum menghasilkan untuk menanam padi.

Program intercropping tersebut telah diterapkan di beberapa kabupaten di Riau, seperti Kampar dan Siak.

Baca Juga: Jalan Tol Tempino–Ness Raih Sertifikat Laik Fungsi Bintang 5, Siap Percepat Mobilitas Jambi-Betung

Menurut Gusmar, penghargaan dari Tribun Pekanbaru melalui Tribun Awards 2025 menjadi bukti bahwa langkah PTPN IV Regional III dalam membangun kemitraan berbasis kepercayaan dan keberlanjutan memberikan dampak nyata.

Dengan tata kelola yang kuat, pemanfaatan teknologi, dan fokus pada kesejahteraan petani, PTPN IV Regional III kini dipandang sebagai role model nasional dalam implementasi PSR serta penguatan kemitraan sawit rakyat.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang kita bersama petani. Kami percaya, masa depan industri sawit Indonesia ada di tangan petani yang mandiri, profesional, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Ahmad Gusmar.

Baca Juga: 4 Gunung di Bandung yang Mudah Didaki, Pendaki Pemula Dianjurkan ke Sini Dulu Sebelum ke Gunung Lain

Keberadaan Aspekpir, jelas Rusman, tak lepas dari dukungan dan hubungan kemitraan yang baik serta sejarag panjang dengan PTPN IV.

Halaman:

Tags

Terkini