rilis-bumn

Komisaris Pertamina Pantau Rig di Indramayu, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Energi Berkelanjutan

Jumat, 29 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Komisaris Pertamina meninjau Rig PDSI di Indramayu, menekankan keselamatan kerja, energi berkelanjutan, dan pengembangan SDM melalui IDTC. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan bersama Komisaris Bambang Suswantono dan Komisaris Independen Raden Adjeng Sondaryani melakukan kunjungan ke Rig PDSI#15.3 yang sedang digunakan pada pengeboran Sumur Eksplorasi South Akasia Cinta (SAC)-001 milik Pertamina EP.

Lokasi sumur tersebut berada di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (25/8).

Selain meninjau rig, rombongan komisaris turut mendatangi Indonesia Drilling Training Center (IDTC) yang terletak di Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokan Bunder, Indramayu.

Baca Juga: PLN Percepat Proyek Panas Bumi, Perkuat Swasembada Energi Nasional

Pengeboran pada sumur SAC-001 resmi dimulai pada Sabtu (16/8), bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Pekerjaan tajak sumur ini menggunakan Rig PDSI#15.3 yang dioperasikan langsung oleh PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling).

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menegaskan pentingnya menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam aktivitas pengeboran.

Baca Juga: Pertamina Bangun Sentra Perikanan Terpadu “Belida Musi Lestari” di Banyuasin

“Keselamatan mutlak diutamakan dengan menerapkan Compliance Life Saving Rules (CLSR), HSSE Golden Rules, serta Salam Lima Jari. Ini adalah fondasi utama keberhasilan setiap operasi pengeboran,” ujarnya.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita menjelaskan bahwa keberadaan Sumur SAC-001 diharapkan dapat memberikan sumbangan besar bagi peningkatan produksi migas nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia.

“Selain aspek teknis dan keselamatan, kami juga berkomitmen menjalankan praktik pengeboran yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” kata Avep.

Baca Juga: Diawali Ketidaksengajaaan, Desa Wisata Gerabah Kasongan Justru Tidak Lekang Dimakan Waktu

Tidak hanya melihat langsung rig, Komisaris Independen Raden Adjeng Sondaryani juga menyaksikan fasilitas pelatihan di IDTC, yang dikenal sebagai pusat pelatihan pengeboran paling lengkap di Asia Tenggara.

Pusat pelatihan ini dilengkapi drilling simulator berteknologi canggih, well control training center, laboratorium fluida pengeboran, hingga rig floor mock-up yang dirancang menyerupai kondisi lapangan sesungguhnya.

Halaman:

Tags

Terkini