Selama tiga hari pelaksanaan, 70 bibit pohon berhasil ditanam di lima desa binaan PROKLIM.
Baca Juga: Pengelolaan SDM Unggul, TASPEN Boyong Tiga Trofi Human Capital Awards 2025
Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan menjelaskan bahwa PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya yang beroperasi di wilayah Kalimantan secara konsisten terus melakukan kegiatan penanaman pohon di sekitar wilayah operasi Perusahaan, baik di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.
“Program penanaman pohon di lima desa PROKLIM ini merupakan langkah penting untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam penghijauan lingkungan serta mendorong terciptanya kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan ekosistem,” jelasnya.
Menurut Dony, dalam periode tahun 2023- 2024, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya berhasil melakukan penanaman lebih dari 600 ribu pohon, seperti mangrove, pohon endemik Kalimantan, termasuk pohon buah-buahan di sekitar wilayah operasi hulu migas Perusahaan di Kalimantan.
Baca Juga: Diresmikan TJSL PT Pindad, Pasar Maung Pantes Jadi Wadah UMKM Lokal Setiap Jumat Pagi
Langkah ini bertujuan untuk mendukung konservasi flora dan fauna lingkungan dan pengurangan emisi karbon.
“Kami tidak sendiri dalam program ini dan terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk melakukan penanaman pohon di sekitar wilayah operasi Perusahaan di Kalimantan.
"Kami percaya hal ini dapat mendukung upaya perbaikan ekosistem, penurunan emisi karbon, dan pelestarian lingkungan hidup yang penting bagi masa depan manusia dan bumi,” pungkasnya.
Baca Juga: Xooply Perkuat Ekosistem Digital Lewat Kemitraan dengan Perusahaan Jepang
Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol komitmen masyarakat bersama PEP Tanjung Field untuk menghadirkan masa depan yang lebih hijau, sehat dan tangguh iklim.
Penanaman pohon di Desa PROKLIM binaan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa dan wilayah lain di Kalimantan dan Indonesia untuk melakukan aksi serupa, demi tercapainya pembangunan berkelanjutan dan ketahanan lingkungan di masa depan.***