rilis-bumn

Pertamina Drilling Wujudkan Dukungan Pendidikan Lewat Pembangunan Fasilitas di Indramayu

Jumat, 5 September 2025 | 09:30 WIB
Pertamina Drilling bantu pembangunan fasilitas sanitasi dan ruang kelas di MI Miftahul Ulum Indramayu sebagai wujud dukungan pendidikan masyarakat sekitar. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali memperlihatkan perhatiannya terhadap dunia pendidikan.

Melalui program Bantuan Peduli Pendidikan, perusahaan menyalurkan dukungan berupa pembangunan dua unit fasilitas sanitasi dan renovasi ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum, Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Sekolah ini berada di sekitar Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Pertamina Drilling, dan penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (1/9/2025).

Baca Juga: Load Factor DAMRI AKAP Melonjak Menjelang Libur Maulid Nabi, Tembus 69 Persen

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

"Kami percaya pendidikan adalah fondasi utama untuk membangun masa depan. Karena itu, Pertamina Drilling tidak hanya fokus pada operasional migas, tetapi juga ingin memberi nilai tambah nyata bagi lingkungan sekitar."

"Harapannya, anak-anak MI Miftahul Ulum bisa belajar dengan lebih baik dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas," tutur Avep.

Baca Juga: PHKT Bersinergi dengan PPU, Dorong Kepemimpinan Transformasional ASN

Pada kesempatan peresmian, Meddenia Ayu Wulandari Yuliastuti selaku Manager Communication and Relations Pertamina Drilling menjelaskan bahwa dukungan tersebut hadir setelah pihaknya mendengar langsung keluhan guru serta siswa terkait keterbatasan sarana sekolah.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru dan siswa, sehingga suasana belajar lebih nyaman,” ujarnya.

Kepala Madrasah Miftahul Ulum, Nur Azizah, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Drilling atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, selain fasilitas sanitasi, tembok sekolah yang rusak juga ikut diperbaiki.

Baca Juga: Promo September Ceria Hadir di Nimo Highland & Nimo Eye, Destinasi Keluarga Favorit Bandung

“Sekolah kami memiliki enam kelas dengan total 73 siswa. Berdiri sejak 1983, kondisi bangunan banyak yang butuh perbaikan. Kehadiran bantuan ini tentu sangat berarti,” kata Nur Azizah.

Salah satu siswa MI Miftahul Ulum, Ali, juga merasa gembira dengan hadirnya fasilitas baru di sekolahnya.

“Sekarang kalau mules atau sakit perut, kami tidak perlu pulang ke rumah lagi karena sudah ada di sekolah. Jadi lebih tenang kalau belajar,” ucap Ali polos.

Halaman:

Tags

Terkini