rilis-bumn

Pertamina Geothermal Energy Perkenalkan Teknologi AEM di Ulubelu, Produksi Green Hydrogen Semakin Nyata

Rabu, 10 September 2025 | 12:00 WIB
Groundbreaking di Ulubelu, jadi awal baru perjalanan Pertamina Geothermal Energy dalam produksi green hydrogen untuk Indonesia.

Kabar BUMN – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) resmi membuka babak baru energi bersih di Indonesia lewat peresmian Pilot Project Green Hydrogen di Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Selasa (9/9/2025).

Fasilitas ini ditargetkan menghasilkan hingga 100 kilogram green hydrogen per hari dengan efisiensi 82–88%.

Teknologi elektrolisis membran modern atau Anion Exchange Membrane (AEM) yang digunakan dinilai lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan efisien dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga: TOP GRC Awards 2025, WIKA Realty Borong Dua Penghargaan termasuk Predikat 5 Stars

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi menegaskan bahwa proyek ini merupakan batu loncatan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi bersih global.

Melalui proyek ini, PGE menggabungkan panas bumi dengan teknologi elektrolisis modern untuk menghasilkan green hydrogen yang efisien dan berkelanjutan.

"Kami ingin menjadikan Ulubelu sebagai pusat inovasi yang bisa direplikasi di wilayah panas bumi lain, sekaligus membuka peluang pemanfaatan untuk transportasi rendah karbon dan industri,” jelasnya.

Baca Juga: Lomba Karya Jurnalistik BULOG 2025: Ajak Kreator Angkat Cerita Pangan, Sediakan Hadiah Puluhan Juta

Julfi menambahkan, fasilitas ini tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga akan mendorong hilirisasi produk turunan.

Groundbreaking ini adalah pijakan awal PGE untuk membangun rantai bisnis hijau yang lebih luas. Ke depan, peta jalan kami mencakup pengembangan green ammonia dan green methanol sebagai solusi energi dan bahan baku industri masa depan,” ujarnya.

Melalui langkah ini, PGE menegaskan transformasi bisnis menuju beyond electricity dan beyond business, menjadikan panas bumi sebagai fondasi rantai pasok energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga: 4 Tempat Menikmati Es Krim Jadul yang Legendaris di Indonesia

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan,  

Pilot Project Green Hydrogen menunjukkan peran strategis Pertamina Group dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi.

Halaman:

Tags

Terkini