rilis-bumn

Pertamina EP dan SKK Migas Resmikan Peningkatan Irigasi dan Jalan Usaha Tani di Indramayu

Sabtu, 13 September 2025 | 17:30 WIB
Serah terima 2 (dua) unit traktor rotari, bagian dari bantuan peralatan sektor pertanian dari PT Pertamina EP dan SKK Migas kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, Kamis (11/09). (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – SKK Migas bersama Pertamina EP Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, Pemerintah Kabupaten Indramayu, dan Kementerian Pertanian meresmikan perbaikan jaringan irigasi serta jalan usaha tani sepanjang 718 meter di kawasan pengganti Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Desa Jatisura, Kabupaten Indramayu, Kamis (11/09/2025).

Peningkatan infrastruktur ini merupakan bagian dari kewajiban alih fungsi lahan LP2B untuk pengembangan sektor energi migas.

Acara tersebut dihadiri oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Eka Bhayu Setta, Bupati Indramayu Lucky Hakim, Ketua Kelompok Pendaftaran Varientas Tanaman Kementerian Pertanian Dr M Luthful Hakim, MSi, serta Direktur Utama PT Pertamina EP Rachmat Hidajat.

Baca Juga: Liburan Ala Swiss di Bondowoso, Taman Galuh Suguhkan Panorama Alam Memikat

Dalam kesempatan itu, dilakukan juga penyerahan bantuan alat, mesin, dan sarana produksi pertanian dari SKK Migas dan Pertamina EP kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, disertai peninjauan ke lokasi irigasi dan jalan usaha tani.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta, menyampaikan bahwa Persetujuan Alih Fungsi LP2B untuk operasi hulu migas merupakan yang pertama di Indonesia.

“Peresmian hari ini merupakan tonggak sejarah dan awal mula sinergi sektor hulu migas dan pangan," ujar Eka.

Baca Juga: Program Magang di IFG Kembali Dibuka, Mahasiswa Aktif hingga Fresh Graduate Bisa Daftar

Ia menegaskan komitmen SKK Migas untuk mengelola sektor hulu migas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga keseimbangan dengan pertanian.

“Hal ini demi tercapainya swasembada energi dan swasembada pangan sesuai Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo," tambahnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menuturkan bahwa daerahnya dikenal sebagai lumbung pangan Jawa Barat dengan luas LP2B mencapai 86.486 hektare.

Baca Juga: Info Loker dari BUMN Aviasi, PT GDPS Buka Posisi di Bali untuk Lulusan D3 Semua Jurusan

“Kami mengapresiasi pembangunan infrastruktur dan pendampingan yang dilakukan oleh SKK Migas dan Pertamina EP untuk mendukung peningkatan hasil produksi pertanian pangan di Indramayu."

"Upaya ini diharapkan dapat mendorong pencapaian swasembada pangan di Provinsi Jawa Barat."

Halaman:

Tags

Terkini