Dengan program ini, masyarakat di seluruh Indonesia dapat menikmati harga BBM yang sama.
Program tersebut mendukung terciptanya keadilan energi, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan sosial. Hingga Juni 2025, program ini telah menjangkau 573 titik di berbagai wilayah.
Selain itu, Pertamina juga fokus pada inisiatif dekarbonisasi dengan menurunkan emisi karbon dioksida, baik melalui operasional bisnis maupun lewat program TJSL seperti Hutan Lestari dan Desa Energi Berdikari.
Program-program tersebut berbasis pemberdayaan masyarakat sehingga mereka mampu mandiri energi sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
"Pembangunan nasional merupakan tanggung jawab bersama. Namun Pertamina memiliki peran strategis, tidak hanya memiliki kekuatan untuk memasok energi bagi Indonesia, tetapi juga kemampuan untuk memberi energi bagi rakyatnya demi masa depan yang lebih baik." jelas Andi.
Acara ini digelar oleh ASEAN Human Development Organisation (AHDO), dengan kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.
***