rilis-bumn

PLN Hadirkan Listrik 24 Jam, Ratusan Siswa di Maluku Utara Kini Bisa Belajar Digital

Selasa, 16 September 2025 | 16:00 WIB
Secara suka rela, warga Pulau Dagasuli membantu para Petugas PLN ketika mengangkut material SuperSun yang akan dipasang di Sekolah SMP Negeri Satu Atap Fitako, Maluku Utara.

Kabar BUMN – Ratusan pelajar di pelosok Kepulauan Maluku Utara kini bisa merasakan pengalaman belajar digital berkat hadirnya listrik bersih dan andal dari inovasi SuperSun milik PLN.

Teknologi energi terbarukan ini tak hanya menerangi ruang kelas, tapi juga membuka jalan bagi pemerataan akses pendidikan digital hingga ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Lewat SuperSun, integrasi PLTS mikro dan Battery Energy Storage System (BESS), PLN telah menghadirkan pasokan listrik yang stabil sepanjang hari ke SMPN 1 Atap Pulau Bobale, SMPN 1 Atap Fitako Pulau Dagasuli, serta TK LPM Marasa Pulau Halmahera.

Baca Juga: Ragam Hidangan dengan Unsur Matcha di Kyoto, Varian Menunya Lebih Unik dari Lainnya

Kepala SMPN 1 Atap Bobale, Fandris menjelaskan bahwa keberadaan listrik bersih 24 jam membawa perubahan besar di sekolahnya.

Ia mengatakan, siswanya kini dapat menggunakan komputer secara rutin untuk menunjang pembelajaran, hal yang sebelumnya hampir mustahil dilakukan karena listrik sangat terbatas.

Dulu komputer hanya bisa dipakai sebentar-sebentar. Sekarang anak-anak bisa belajar setiap hari, bahkan membuka peluang untuk kelas daring,” ujarnya.

Baca Juga: Ferizy Lampaui 3,23 Juta Pengguna, ASDP Gaspol Digitalisasi Tiket Nasional

Guru SMPN 1 Atap Fitako, Nur Shaum menuturkan kondisi serupa juga terjadi di sekolahnya.

Dengan listrik stabil, katanya, para guru kini lebih leluasa memanfaatkan perangkat multimedia untuk mengajar, sementara siswa makin terbiasa berinteraksi dengan teknologi.

Dengan pasokan listrik yang andal dan bersih dari program SuperSun, pembelajaran di SMP Negeri Satu Atap Fitako di Pulau Dagasuli kini dapat menggunakan fasilitas proyektor dan laptop secara optimal.

Ia menambahkan, pembelajaran digital kini tidak hanya meningkatkan literasi digital siswa, tetapi juga membuat mereka lebih termotivasi untuk belajar.

Baca Juga: KA Matarmaja Hadir dengan Rangkaian Ekonomi New Generation, Nyaman tapi Tetap Ramah di Kantong

Kami bisa menggunakan multimedia dan melatih literasi digital dengan lebih baik. Anak-anak lebih semangat belajar karena aksesnya jauh lebih mudah,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini