Kabar BUMN – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Jambi terus memperkuat komitmennya dalam menghidupkan kembali denyut logistik di Pelabuhan Jambi melalui peningkatan infrastruktur dan layanan operasional.
Sejumlah langkah strategis dijalankan, mulai dari modernisasi alat bongkar muat, perbaikan dermaga, hingga rencana pembangunan terminal curah cair untuk menjawab kebutuhan industri di wilayah Jambi dan sekitarnya.
Dalam rangka peningkatan kinerja, PTP Nonpetikemas melaksanakan program transformasi operasional yang berfokus pada enam pilar utama: proses, SDM, teknologi, infrastruktur, peralatan, serta keselamatan kerja (HSSE).
Baca Juga: Hanya Dua Jam dari Denpasar, Temukan Pesona Bayung Gede, Kampung Halaman Penduduk Asli Bali
Salah satu capaian penting adalah revitalisasi area conveyor dan dumping yang kini mampu menopang kapasitas bongkar muat hingga 1.500 ton per jam.
Perbaikan dermaga ferrocement yang semula rusak juga telah dilakukan, sehingga aktivitas bongkar muat bisa berlangsung lebih aman dan efisien.
Selain itu, PTP Nonpetikemas tengah menyiapkan pengembangan terminal curah cair di atas lahan seluas 1,5 hektare di Talang Duku.
Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan industri.
Di sisi lain, pengembangan infrastruktur juga terus berjalan di Pelabuhan Muara Sabak yang memiliki potensi besar melayani bongkar muat curah maupun nonpetikemas di wilayah timur Jambi.
Sebagai wujud sinergi, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi menggelar coffee morning bersama para stakeholder strategis pada Kamis (18/9) di Pelabuhan Jambi.
Baca Juga: InJourney Hospitality Group Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Bali
Forum ini menjadi ajang dialog penting untuk menyamakan persepsi, menyerap masukan dari pelaku industri, serta membuka peluang kolaborasi dalam memperkuat ekosistem logistik Jambi.