rilis-bumn

PalmCo Bantu BPBD Riau dengan 15 Mesin Damkar untuk Perangi Karhutla

Selasa, 23 September 2025 | 19:00 WIB
PTPN IV PalmCo serahkan 15 mesin damkar lengkap ke BPBD Riau untuk perkuat penanganan Karhutla. Dukungan ini jadi bukti komitmen berkelanjutan. (Dok. PTPN)

Kabar BUMN – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, yang berada di bawah naungan PTPN III (Persero), kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Perusahaan ini memperkuat langkah Pemerintah Provinsi Riau dalam menghadapi ancaman tahunan yang kerap melanda wilayah tersebut.

Melalui program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo menyalurkan 15 unit mesin pemadam kebakaran lengkap dengan peralatan pendukung seperti selang, nozle, dan aksesoris lainnya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.

Baca Juga: Pertagas dan ITA Resmikan Kerja Sama Penyaluran Gas untuk Perkuat Swasembada Energi

Penyerahan bantuan berlangsung di Pekanbaru pada Selasa (16/9/2025). Bantuan ini diberikan langsung oleh SEVP Business Support PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, dan diterima oleh Sekretaris BPBD Riau, Abri Arianto Syamsir.

"Saya kira kita semua sepakat bahwa dalam upaya pencegahan, penanganan, dan penanggulangan Karhutla tidak bisa dilakukan parsial. Dibutuhkan kolaborasi serta sinergi."

"Baik itu kami selaku pelaku usaha, kemudian juga pemerintah, dan tanpa terkecuali peran serta masyarakat. Kami percaya, sinergi ini merupakan kunci dalam menanggulangi bencana yang setiap tahun mengintai daerah kita," ungkap Bambang.

Baca Juga: TASPEN Jadi Rujukan Internasional, NSAF Kamboja Belajar Mekanisme Pengelolaan Pensiun

Bambang menambahkan, melalui program TJSL, PTPN IV Regional III—sebelumnya dikenal sebagai PTPN V—langsung berkoordinasi dengan PalmCo di Jakarta untuk memberikan kontribusi nyata dalam penanganan Karhutla di Riau.

Ia juga menegaskan bahwa komitmen PTPN IV PalmCo melalui entitas Regional III berjalan konsisten sejak lama. Sejak berdirinya PTPN V pada tahun 1996, perusahaan selalu menjaga area konsesi agar terbebas dari Karhutla.

Upaya pencegahan dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari metode konvensional seperti menara pantau api, hingga kini mengadopsi sistem berbasis digital dengan dashboard Karhutla PalmCo.

Baca Juga: PHE Berbagi Kasih di Yayasan Fajar Baru, Wujudkan Senyum untuk Anak-anak dan Pengurus

"Dunia terus berkembang dan kami juga terus berbenah. Dulu kami menjaga areal dengan menara api, kini kami memanfaatkan AI serta terdigitalisasi."

"Pemanfaatan Dashboard yang dikembangkan oleh 'planters' muda kami, yang tidak hanya memantau dan mengawasi kebun inti, namun juga buffer zone hingga 5 KM di areal non perusahaan dan masyarakat."

"Dengan begitu, mitigasi lebih cepat dan penanggulangan dapat dilakukan dengan tepat," jelas Bambang.

Halaman:

Tags

Terkini