Pertamina juga terus memperluas jaringan gas rumah tangga, sebagai diversifikasi energi yang dapat mempermudah masyarakat menggunakan gas alam untuk huniannya.
Pertamina juga berinovasi pada energi transisi dan ramah lingkungan seperti Biosolar, Pertamax Green, hingga yang terbaru Sustainable Aviation Fuel, menjadi langkah Pertamina untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi, Pertamina bahkan terus membuka lapangan kerja sejalan pengembangan fasilitas-fasilitas operasi Pertamina.
Sepanjang tahun 2024, Pertamina menjaring 1.603 talenta baru yang tak sekedar bekerja, namun terus dibekali pemahaman dan keterampilan sehingga produktivitasnya selalu meningkat.
Baca Juga: Lembah Tepus, Kolam Alami di Bogor yang Airnya Sebening Kaca
“Beberapa tahun terakhir, Pertamina terus melakukan rekrutmen pekerja baru. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga tingkat produktivitas, kaderisasi dan memastikan hadirnya talenta-talenta untuk mendukung peningkatan layanan Pertamina kepada masyarakat,” ujar Fadjar.
Salah seorang Perwira yakni Ferdy Saputra, saat ini bertugas di Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VII Kasim (Papua).
Sudah hampir dua tahun, ia meninggalkan keluarganya yang tinggal di Jakarta, untuk mengabdikan dirinya di wilayah timur Indonesia.
Bekerja jauh, ia tak leluasa untuk sering pulang.
Dalam satubulan, Ferdy hanya bisa sekali pulang ke Jakarta, sesuai ketentuan Perusahaan. Namun, ijin libur tak serta merta diberikan terutama bila operasional kilang ataupun situasi tidak memungkinkan.
“Saya memahami pentingnya keberlangsungan energi, terutama di Kilang Kasim yang kapasitas pengolahannya terbatas namun sangat diperlukan untuk menopang suplai energi di Papua.
Baca Juga: Liburan Seru di Pantai Sindhu Bali: Aktivitas, Fasilitas, dan Info Lengkap
"Tanggung jawab berada disini cukup besar, Perwira Kasim harus menjaga operasional sekaligus menjaga stabilitas sosial dengan masyarakat,” jelasnya.