Kabar BUMN - Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang digelar pada 3–5 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit bukan sekadar ajang balap motor bergengsi, melainkan juga pesta rakyat bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tahun ini, penyelenggara memberikan apresiasi lewat program tiket khusus untuk pemilik KTP NTB dan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-NTB.
Dengan kebijakan ini, warga lokal bisa merasakan langsung atmosfer MotoGP dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Baca Juga: Revitalisasi 7.800 Hektare Lahan Pertanian, Hutama Karya Fokus Perbaikan Irigasi di Aceh dan Bali
Program berlaku penuh selama tiga hari penyelenggaraan, sehingga kesempatan untuk menyaksikan aksi para pembalap dunia di lintasan Mandalika semakin terbuka lebar.
Untuk kategori Premium Grandstand A, harga tiket yang semula Rp1.750.000 menjadi Rp875.000 bagi pemilik KTP NTB, dan Rp800.000 khusus ASN se-NTB.
Pada kategori Premium Grandstand B, C, J, dan K, harga yang semula Rp900.000 menjadi Rp450.000 bagi pemilik KTP NTB, dan Rp400.000 untuk ASN se-NTB.
Baca Juga: Makin Praktis! Bayar QRIS di BRImo Kini Bisa Langsung Pakai Kartu Kredit BRI
Sementara itu, tiket Regular Grandstand yang sebelumnya Rp400.000 kini bisa didapatkan dengan harga Rp200.000 bagi warga NTB dan Rp185.000 khusus ASN NTB.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa program harga khusus ini merupakan upaya agar masyarakat lokal dapat menjadi bagian penting dari perhelatan dunia di rumah sendiri.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia adalah kebanggaan bersama. Kami ingin memastikan masyarakat NTB hadir langsung di Pertamina Mandalika International Circuit, memberi dukungan, dan menjadi bagian dari sejarah besar ini,” ujarnya.
Selain memberikan akses lebih luas bagi masyarakat, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia juga diproyeksikan membawa dampak ekonomi besar.